Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pemilu 2019

PDIP Ingin Pimpinan MPR Dipilih Aklamasi

Menurut Basarah pemilih pimpinan MPR memang dilakukan dengan sistem paket.

PDIP Ingin Pimpinan MPR Dipilih Aklamasi
MPR RI
Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah dalam diskusi nasional bertajuk "Rekonsolidasi Ideologi Pancasila Pasca Pileg dan Pilpres 2019" di Universitas Nasional (UNAS), Senin (1/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus PDIP Perjuangan Ahmad Basarah mengatakan bahwa partainya menginginkan pemilihan pimpinan MPR dilakukan dengan musyawarah mufakat, bukan dengan cara pemilihan voting.

"Kita menginginkan aklamasi PDIP atas arahan bu Mega menginginkan aklamasi, makan yang harus dilakukan adalah musyawarah mufakat mengenai siapa ketua dan 4 orang wakil ketua," ujar Basarah di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (13/8/2019).

Menurut Basarah pemilih pimpinan MPR memang dilakukan dengan sistem paket. Namun sesuai arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, alangkah baiknya paket (ketua dan wakil ketua) pimpinan MPR tersebut di sepakati secara mufakat.

Baca: Polri Kantongi Identitas Pengeksekusi Briptu Heidar

"PDIP tidak ingin terjebak melulu dalam urusan rebutan kekuasaan ketua dan wakil ketua MPR. Karena PDIP stressingnya (penekanannya) pada agenda, pada program. Nah ini kan bagian dari pendidikan politik kepada masyarakat, karena kita tidak ingin partai-partai politik kok sibuk ngurusin posisi jabatan," katanya.

Oleh karena itu dalam penentuan pimpinan MPR, PDIP menurut Basarah fokus pada program apa yang akan dibawa nantinya. Agenda yang akan dibawa PDIP nanti di MPR, adalah amandemen terbatas UUD 1945.

"Ini loh PDIP punya agenda, apa agendanya? Meneruskan agenda pimpinan MPR periode sekarang, yaitu mengamandemen secara terbatas UUD 1945," pungkasnya.

Baca: Wakil Ketua KPK: Penegak Hukum Contoh Sosok Baharudin Lopa dan Hoegeng

Sebelumnya, Pemilihan pimpinan MPR (Ketua dan wakil) akan ditentukan melalui sistem paket yang ditentukan dalam Rapat Paripurna MPR. Paket calon pimpinan nanti akan dipilih oleh 575 anggota DPR dan 136 anggota DPD.

Pengamat menyebut bahwa kemungkinan akan ada dua paket yang akan bertarung dalam pemilihan calon ketua MPR. Paket pertama yakni pimpinan dari partai koalisi pemerintah, dan paket kedua calon pimpinan MPR, dari partai opoisi.

Namun ada juga yang memprediksi bahwa paket pimpinan MPR yang bertarung tidak akan berdasarkan koalisi pada Pemilu Presiden 2019 lalu.

Sejauh ini sudah ada tiga partai yang terang-terangan ingin mendapatkan kursi Ketua MPR. Mereka yakni Golkar, PKB, dan Gerindra.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Pemilu 2019

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas