Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabinet Jokowi

Elite PDIP: Sudah Sangat Terlambat Demokrat Ingin Gabung Ke Koalisi Jokowi-Maruf

Seharusnya menurut anggota DPR RI ini, hal tersebut sudah dilakukan sebelum Pemilihan Presiden (Pirpres) 2019 lalu, bukan sekarang.

Elite PDIP: Sudah Sangat Terlambat Demokrat Ingin Gabung Ke Koalisi Jokowi-Maruf
Kolase beberapa sumber
SBY menegaskan, bahwa dia tidak pernah menawarkan AHY menjadi cawapres Jokowi. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira menilai sudah terlambat jika keinginan Partai Demokrat untuk bergabung dengan koalisi pendukung pasangan Joko Widodo-Maruf Amin.

Seharusnya menurut anggota DPR RI ini, hal tersebut sudah dilakukan sebelum Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu, bukan sekarang.

"Seharusnya ini sudah dilakukan sebelum pilpres. Sudah sangat terlambat apabila baru sekarang diekspresikan," ujar Anggota Komisi I DPR RI ini kepada Tribunnews.com, Rabu (14/8/2019).

Namun pernyataan ini juga kata dia, bisa diartikan, Partai yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini ingin mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf.

Baca: Buru Otak Penipuan Calon Haji Berangkat Cepat, Polisi Terbitkan DPO

Andreas Pareira menduga, keinginan Demokrat mendukung Jokowi-Maruf karena berharap akan ada power sharing dalam kabinet nanti.

"Ini juga bisa diartikan bahwa Partai Demokrat ingin mendukung pemerintahan Jokowi-Maruf, tentu dengan harapan ada power sharing dalam kabinet nanti," jelasnya.

Dia yakin Jokowi akan jeli dalam menilai banyaknya dukungan yang mengalir terus setelah dirinya dinyatakan sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Soal ini tentu presiden Jokowi akan lebih jeli melihat kemungkinan-kemungkinan dukungan yang mengalir pascakemenangan dan mengelola dukuangan-dukungan tersebut sehingga pemerintahan lima tahun kedepan tetap efektif.

Partai Demokrat mulai terbuka menunjukkan sikap politik mereka untuk mendukung pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Baca: 9 Fakta Kasus Pembunuhan SPG oleh Gigolo: Kenal di Sosmed Hingga Tersinggung Ucapan Tidak Puas

Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, partainya akan mendukung pemerintahan meski belum keluar sikap resmi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kabinet Jokowi

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas