Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

PDIP Tegaskan Amandemen Terbatas Dukung Kepemimpinan Visioner Jokowi

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai, Indonesia Raya itu dibangun dengan visioner.

PDIP Tegaskan Amandemen Terbatas Dukung Kepemimpinan Visioner Jokowi
Fransiskus Adhiyuda
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (1/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menilai, Indonesia Raya itu dibangun dengan visioner.

Kemerdekaan untuk menghapuskan berbagai belenggu penjajahan di seluruh bidang kehidupan, dan untuk membangun persaudaraan dunia ke dalam suatu tatanan dunia baru yang bebas dari penindasan.

"Sehingga tidak heran tahun 1955 Indonesia membuat geger dunia dengan menyelenggarakan Konferensi Asia Afrika sebagai cikal bakal Gerakan Non Blok yang menjadi kekuatan poros ketiga, poros cinta damai dan cinta kemerdekaan, dan disitulah kepemimpinan Indonesia yang visioner diwujudkan," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (14/8/2019).

Untuk mengisi kemerdekaan itu, kata Hasto, dalam konsepsi haluan negara pun, lebih dari 600 doktor di segala disiplin ilmu, pada 1960 sudah merancang Pola Pembangunan Semesta Berencana.

Baca: Bahtiar, Terpisah dari Anaknya Setelah Ditetapkan Jadi Tersangka Kecelakaan, Tewaskan Brigadir Sahri

Baca: Amankah Liburan Saat Demo Hong Kong Masih Berlangsung?

Baca: Meski Sempat Diguyur Hujan Deras dan Pemadaman Listrik, Menag Pastikan Kondisi di Mina Kondusif

Demikian pula dengan usulan PDI Perjuangan berkaitan dengan amandemen terbatas, adalah tanggung jawab masa depan, agar Indonesia memiliki arah dan kepastian bagi seluruh gerak pembangunan nasional.

"Jadi amandemen tidak kembali ke masa lalu. Amandemen terbatas menatap masa depan, agar Indonesia bisa bergerak maju, terencana, dan bisa menjadi pemimpin di antara bangsa-bangsa. Amandemen terbatas justru akan menjadi legacy bagi kepemimpinan Presiden Jokowi yang visioner," ucap Hasto.

Kesemuanya, lanjut Hasto, diletakkan dalam cita-cita 50 hingga 100 tahun ke depan.

Dengan adanya rancangan Haluan Negara tersebut, akan ada arah terhadap penguasaan teknologi, pengembangan ilmu pengetahuan dasar, dan pengembangan SDM yang hebat dan mumpuni.

"Haluan negara memuat kebijakan pokok pembangunan dan jalan tranformasinya, agar Indonesia secepatnya maju dan kembali disegani karena kekuatan domestiknya yang berkontribusi dalam peradaban dunia," jelas Hasto.

"Haluan negara akan mengubah cara pandang bangsa menjadi outward looking, dan hal tersebut akan mengikat seluruh lembaga tinggi negara, seluruh pemerintahan dari pusat hingga daerah, untuk bergerak dalam satu irama yang sama, kemajuan Indonesia Raya," pungkasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas