Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Surya Paloh: Anak Saya Kurang Cocok Jadi Menteri

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, mengungkapkan, anaknya, Prananda Paloh, kurang cocok masuk dalam jajaran menteri di kabinet Jokowi jilid II.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
zoom-in Surya Paloh: Anak Saya Kurang Cocok Jadi Menteri
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Surya Paloh 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, mengungkapkan, anaknya, Prananda Paloh, kurang cocok masuk dalam jajaran menteri di kabinet Jokowi jilid II.

Diakui Surya Paloh, Prananda belum memiliki pengalaman yang cukup.

"Oh Prananda? Anak saya, saya lihat-lihat ya, ini penting kalian dengar, Prananda anak saya, dia sih gagah, tapi kurang cocok jadi menteri," ungkapnya ditemui di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2019).

Baca: Akita Masters 2019: Ruselli Hartawan Menang Lawan Pebulutangkis Jepang ke Babak Kedua

Baca: Susunan Pemain Liverpool vs Chelsea Piala Super Eropa LIVE SCTV, Link Live Streaming Akses di Sini!

Baca: Niat Shalat Tahajud, Lengkap dengan Waktu, Tata Cara & Keutamaan

Lebih lanjut, ia lebih menginginkan Prananda fokus mengemban tugas sebagai anggota Dewan.

Namun, jika Prananda mau berjuang untuk mendapatkan kursi menteri, Surya tak akan menghambatnya.

"Biar dia lebih berproses ke depan lebih baik. Itu kan pandangan saya," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau Nanda mau berjuang sendiri, ya silakan saja. Biar fokus untuk di Dewan dulu," imbuhnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Nasdem Johnny G Plate menyebut banyak kader muda NasDem yang berpotensi untuk mengisi posisi menteri.

Satu di antaranya yakni Prananda Surya Paloh.
Menurutnya, hal itu tercermin dari pengalaman Prananda selama ini.
Karena, Prananda pada periode 2014-2019 kemarin sempat duduk di Komisi I DPR RI. Selain itu, putra dari Surya Paloh itu juga mengemban jabatan Ketua Garda Pemuda NasDem.
"Jadi, pengalaman di dalam mengelola organisasi dan sebagai bagian dari pembuat undang-undang sudah cukup panjang. Di samping itu dia (Prananda) juga profesional di bidang usaha," ungkapnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas