Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Kabinet Jokowi

Nasdem Sedang Kaji Wacana Menghidupkan Kembali GBHN

Ia menilai RPJP dan RPJMN ikut berubah seiring pergantian kepemimpinan dan seakan menjadi milik personal Presiden.

Nasdem Sedang Kaji Wacana Menghidupkan Kembali GBHN
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh di Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wacana menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN) menyeruak ke publik dalam beberapa waktu terakhir yang diinisiasi oleh PDI Perjuangan.

Menanggapi hal tersebut Ketua Umum Partai Nasional Demokrat atau Nasdem, Surya Paloh mengakui partainya sedang melakukan kajian terhadap masalah tersebut.

“Sedang kami kaji, kalau bagus ya kita dukung, kalau kurang ya kita perbaiki, dan kalau tidak memungkinkan ya buat apa,” ungkap Surya di tengah pidato kenegaraan Presiden di Kompleks Parlemen Senayan, Jakpus, Jumat (16/8/2019).

Baca: Jokowi Pakai Baju Adat Sasak, Fahri: Karena Kalah di NTB

Namun Surya Paloh masih enggan menjanjikan kepada publik kapan Nasdem akan mengambil sikap soal tersebut.

“Masih dalam pengkajian ya,” pungkasnya.

Sebelumnya Politikus PDI Perjuangan Eva Sundari menjelaskan wacana menghidupkan kembali GBHN dilontarkan lantaran RPJP (Rencana Pembangunan Jangka Panjang) dan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) belum cukup untuk menentukan arah pembangunan yang jelas.

Baca: Menkumham Setuju Jokowi Sebut Penindakan Bukan Prestasi Penegakan Hukum

Ia menilai RPJP dan RPJMN ikut berubah seiring pergantian kepemimpinan dan seakan menjadi milik personal Presiden.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rizal Bomantama
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...

Berita Terkait :#Kabinet Jokowi

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas