Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

PGI: Penyelesaian Masalah Papua Perlu Pendekatan Kultural

Insiden tersebut, berawal dari mahasiwa asal Papua yang mengalami tindakan persekusi dan rasisme di Surabaya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in PGI: Penyelesaian Masalah Papua Perlu Pendekatan Kultural
Tribunnews.com/Nurmulia Rekso Purnomo
Gomar Gultom 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) menilai perlu pendekatan kultural untuk menyelesaikan permasalahan yang melibatkan masyarakat Papua.

Sekum PGI, Pendeta Gomar Gultom mengatakan semua masyarakat Indonesia harus berperan aktif menyelesaikan masalah Papua.

Hal itu dikatakannya sekaligus merespons insiden rusuh hingga pembakaran Gedung DPRD Papua Barat.

Insiden tersebut, berawal dari mahasiwa asal Papua yang mengalami tindakan persekusi dan rasisme di Surabaya.

Baca: Fakta Kerusuhan di Manokwari: Gedung DPRD Dibakar hingga Mendagri Terus Pantau Situasi

"Peristiwa ini semakin memperkeruh penyelesaian masalah Papua yang sudah cukup ruwet selama ini. Sejatinya, penyelesaian masalah Papua memerlukan pendekatan kultural bukan hanya oleh pemerintah, tapi juga oleh segenap lapisan masyarakat, terutama masyarakat di luar Papua," kata Gomar Gultom melalui keterangannya, Senin (19/8/2019).

Lebih lanjut, ia mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyelesaikan masalah Papua.

Baca: Pakai Premium dan Pertalite, Konsumsi Bahan Bakar Kendaraan Bisa Lebih Boros

Gomar Gultom tidak ingin masyarakat Papua terus menerima tindakan diskriminatif.

Rekomendasi Untuk Anda

"Hanya dengan demikian masyarakat Papua dapat merasakan bahwa mereka adalah bagian integral dari masyarakat dan bangsa Indonesia. Sebaliknya, segala bentuk stigma, diskriminasi, dan kekerasakan terhadap masyarakat Papua hanya akan melahirkan lingkaran kekerasan dan kebencian, dan sudah pasti menciderai kemanusiaan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas