Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Kasetpres Soal Mobil Jokowi Kerap Mogok

Mobil jenis Mercedes-Benz S600 Guard yang ditumpangi Jokowi, kata Heru, sudah memiliki umur 10 tahun lebih

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Cerita Kasetpres Soal Mobil Jokowi Kerap Mogok
capture youtube
Ada sebuah cerita tersisa dari kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Mempawah, Kalimantan Barat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono bercerita seringnya mobil kepresidenan yang digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mogok saat kunjungan ke daerah. 

Mobil jenis Mercedes-Benz S600 Guard yang ditumpangi Jokowi, kata Heru, sudah memiliki umur 10 tahun lebih dan wajar jika terjadi kendala dan perlu diganti oleh mobil yang baru sesuai standar kepresidenan. 

"Ya berkali-kali (mogok). Contoh ketika beliau menggunakan di Bali, ada sesuatu yang tidak normal dan terpaksa, kami berusaha mencari pengganti," ucap Heru di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Baca: PAN Minta Pemerintah Tidak Diam Saja Hadapi Kerusuhan Papua

Menurutnya, mobil pengganti yang digunakan Presiden saat ini dari sisi persyaratan keamanannya tidak memenuhi syarat, misalnya anti peluru dan lain-lainnya. 

"Harusnya kan diganti dengan mobil yang persyaratannya sama," ucap Heru. 

Heru menyebut, tidak adanya mobil yang standar karena terbatasnya kendaraan yang ada. Saat ini jumlah kendaraan kepresidenan sebanyak delapan unit, tetapi ini dibagi dua oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. 

Baca: Ibu-ibu Mendatangi Mapolres Aceh Barat Daya, Minta Suami Mereka Dibebaskan

"Kegiatan bapak Presiden yang berkeliling Indonesia, itu masih kurang, kami harus memberangkatkan (mobil) itu H-3 atau H-4. Jadi kami harus berbagi dan di Jakarta tidak boleh tidak ada, Jakarta minimal dua mobil," paparnya. 

Rekomendasi Untuk Anda

Heru juga menyebut mobil yang ditumpangi Jokowi kerap eror sistem elektrikalnya karena sudah berumur 10 tahun lebih. 

"Dari pihak pabrikannya sudah berkali-kali memberitahu, memberi nasehat kalau terjadi sesuatu, sulit diperbaiki," paparnya. 

Baca: Menteri Jokowi Pastikan Ibu Kota Baru RI Pindah ke Kaltim

Dalam pengadaan mobil kepresidenan, kata Heru, akan dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan anggaran yang dimiliki negara. 

"Kami kan bertahap, tentu kami memahami bahwa keuangan negara juga harus diprioritaskan untuk yang lainnya. Besok kan beli mungkin dua (mobil) , tahun depan tambah dua," pungkas Heru. 

"Yang lama jadi cadangan. Belum untuk kebutuhan tamu negara, tamu negara kita hanya satu," sambung Heru. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas