Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penyerahan Jaksa Tersangka Suap ke KPK Disebut Bukti Kejagung Masih Komitmen Berantas Korupsi

"Apa yang terjadi sekarang justru membalikkan dugaan publik selama ini,” kata dia, saat dihubungi, Kamis (22/8/2019)

Penyerahan Jaksa Tersangka Suap ke KPK Disebut Bukti Kejagung Masih Komitmen Berantas Korupsi
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan jaksa di Kejaksaan Negeri Surakarta Satriawan Sulaksono (SSL) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyerahkan Jaksa Satriawan Sulaksono (SSL), tersangka kasus suap proyek Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Kejaksaan Negeri Surakarta, ke KPK, pada Rabu (21/8/2019).

Direktur Eksekutif Badan Pimpinan Pusat Jaringan Reformasi Rakyat, John Kelly Nahadin, menilai penyerahan jaksa merupakan bentuk komitmen Kejagung memberantas korupsi.

Baca: MAKI Gugat Praperadilan KPK dan Jaksa Agung Terkait Dugaan Suap kepada Oknum Jaksa Kejati Jateng

Selama ini, kata dia, masyarakat menyoroti lembaga Kejagung kurang bergairah melakukan pemberantasan korupsi.

"Apa yang terjadi sekarang justru membalikkan dugaan publik selama ini,” kata dia, saat dihubungi, Kamis (22/8/2019).

Sebelum menyerahkan diri, SSL, sempat menghilang sejak ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bahkan, proses penyerahan dilakukan secara langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Muhammad Yusni dan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Jan S Marinka.

Mengingat adanya jaksa yang tersangkut kasus hukum, dia menyarankan, agar KPK bersinergi dengan Kejaksaan Agung menangani kasus tersebut.

Dia juga meminta masyarakat agar mengawal kasus tersebut.

"Mari bersama-sama mendukung upaya pemberantasan korupsi, baik yang dilakukan KPK, Kejagung dan lembaga lain,” tambahnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas