Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Waketum Gerindra Benarkan Prabowo Miliki Lahan di Kaltim

Sebelumnya adanya lahan milik Prabowo di Kaltim diungkapkan Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, dalam laman pribadinya di disway.id‎.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Waketum Gerindra Benarkan Prabowo Miliki Lahan di Kaltim
TRIBUN/DENNIS DESTRYAWAN
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Edhy Prabowo menyambangi Redaksi Kompas Grup di, Menara Kompas, Jakarta, Senin (12/8/2019). Edhy Prabowo berbincang mengenai situasi politik terkini pasca Pilpres 2019. TRIBUNNEWS/DENNIS DESTRYAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo membenarkan Prabowo Subianto memiliki lahan di Kalimantan Timur yang ditunjuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai ibu kota baru.

Sebelumnya adanya lahan milik Prabowo di Kaltim diungkapkan Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, dalam laman pribadinya di disway.id‎.

"Memang kita punya lahan, apa gara-gara ada lahan itu jadi salah kan engga juga. nanti kalau bangun di tempat lain ada tanah kita lagi kan biasa saja," kata Edhy di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (27/8/2019).

Edhy mengatakan bahwa penetapan ibu kota baru di Kaltim tidak ada kaitannya dengan adanya lahan Prabowo di wilayah tersebut.

Baca: Respon Gisella Anastasia Mama Gempita Mendengar Gading Marten Dikabarkan Dekat Dokter Citra Juvita

Menurut Edhy lahan itu telah miliki Prabowo sebelum penetapan ibu kota baru.

"Saya pikir kan kita tidak akan pernah menanggapi itu karena lahan itu sudah ada sebelum ada rencana pemindahan ibu kota," katanya.

Lagi pula menurut Edhy pihaknya selama ini mengusulkan agar ibu kota tidak dipindahkan ke Kaltim tepatnya di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, melainkan ke Jonggol, Bogor, Jawa Barat. Tidak ada keinginan dari Gerindra memindahkan ibu kota ke Kaltim.

Baca: Antam Novambar Janji Hajar Jika Ada Polri yang Terlibat Korupsi

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami sampaikan, kami sendiri itu mengusulkan bukan di Kaltim, di Jonggol Kenapa harus ke Kaltim kalau di Jonggol bisa itu saran kami. Ya memang saya sudah lihat ada polemik tentang lahan," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas