Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Putra Daerah dari 21 Suku di Pedalaman Papua Barat Selangkah Lagi Jadi Tentara Nasional Indonesia

Usai melakukan pengecekan tersebut, Onesimus menyampaikan pesan kepada para anggota panitia seleksi tersebut.

Putra Daerah dari 21 Suku di Pedalaman Papua Barat Selangkah Lagi Jadi Tentara Nasional Indonesia
Puspen TNI/Puspen TNI
ilustrasi.Prajurit TNI Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pandawa Kostrad yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia ? Papua Nugini (RI-PNG) menggelar upacara peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan warga masyarakat Kampung Yakyu, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (17/8/2019). (Puspen TNI) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau melakukan pengecekan dan penilaian langsung terhadap 44 orang Putra Daerah Asli Papua dalam Sidang Pemilihan Calon Bintara (Caba) Prajurit Karier (PK) Pedalaman TNI AD Tahun Anggaran (TA) 2019, Sub Panitia Pusat (Sub Panpus) Kodam XIII/Kasuari, Senin (26/8/2019) di Aula Markas Kodam (Makodam), Manokwari, Papua Barat.

Usai melakukan pengecekan tersebut, Onesimus menyampaikan pesan kepada para anggota panitia seleksi tersebut.

"Kita membuka pendaftaran itu seperti yang sekarang, kalau bisa kita yang rekrut langsung. Nanti mungkin kita evaluasi lagi, mana kategori daerah-daerah pedalaman, kemudian diambil, terus kita seleksi," kata Onesimus dalam keterangan resmi Penerangan Kodam XVIII Kasuari.

Baca: Peneliti ILR Dukung Larangan Eks Koruptor Maju Dalam Pilkada

Para calon prajurit TNI AD itu berasal dari beberapa wilayah kabupaten di Provinsi Papua Barat, yang merupakan wilayah teritorial Kodam XVIII/Kasuari, yakni 18 pemuda pedalaman dari Kabupaten Manokwari (Bintuni, Pegaf, Saokorem, Tambraw, Wondama, dan Warmare); 16 orang dari Kabupaten Sorong (Inanwatan, Kokoda, Raja Ampat, dan Tambraw); 6 orang dari Kabupaten Kaimana (Yamor dan Teluk Etna); dan 4 orang putra daerah dari pedalaman di Kabupaten Fakfak.

Onesimus mengatakan, hasil evaluasi yang dilakukan Kodam XVIII/Kasuari nantinya, akan lebih tepat lagi dalam menjaring putra-putra daerah asli Papua yang ingin menjadi Prajurit TNI AD, yang benar-benar berasal dari pedalaman Papua Barat.

Menurut Onesimus putra daerah dari pedalaman Papua Barat yang akan dicari, diseleksi, dan dijadikan Prajurit TNI AD berlevel kepangkatan Bintara yang menyandang pangkat Sersan sebagaimana seleksi Caba PK Pedalaman TNI AD 2019 harus benar-benar orang dari pedalaman, dengan segala kekurangan, kesulitan, dan keterbatasannya.

Baca: Anak yang Sempat Tendang Kepala Djaiti Duduk Lesu di Samping Keranda Almarhumah Ibunya

"Jadi daerah pedalaman itu daerah-daerah terpencil, termasuk pulau-pulau terluar, dari segi sekolah susah dan segala macamnya susah. Pedalaman berarti harus mencari orang pedalaman. Kalau orang pedalaman itu, semuanya kurang dan dengan segala keterbatasan itu maksudnya orang yang betul-betul pedalaman dari tempat domilisinya itu sulit," kata Onesimus.

Para calon peserta Caba PK Pedalaman tersebut berasal dari berbagai suku di Provinsi Papua Barat, yakni dari Suku Arfak, Betew, Biak, Imeko, Kafdarun, Kamoro, Karas, Karon, Kuri, Matbat, Maya, Meire, May, Moskona, Mpur, Napiti, Raja Ampat, Sebyar, Umkui, Werba, dan Wondama.

Dari 44 pemuda calon peserta Caba PK Pedalaman TA. 2019 ini, 34 orang berijazah SMA dan 10 tamatan SMK.

Calon peserta yang lolos seleksi akan diumumkan pada 27 Agustus 2019 mendatang.

Baca: BREAKING NEWS: Warga Heboh Ikan Pari Raksasa Bobot 100 Kg Tertangkap di Sungai Ogan OKU

Sidang Pemilihan Caba PK Pedalaman TNI AD TA 2019 dilakukan oleh Sub Panpus Kodam XIII/Kasuari, dihadiri Kasdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Dedi Sambowo, Kepala Tim (Katim) Psikologi dari Direktorat Psikologi Angkatan Darat (Ditpsiad) Kolonel Caj Ardi Sutopo, Katim Pengawasan Kolonel Inf Pribadi Jatmiko, Asintel Kasdam XVIII/Kasuari Kolonel Inf Wahyu Handoyo, Aspers Kolonel Inf Dec Jerry Simanungkalit, Kepala Ajudan Jenderal Kodam (Kaajendam), Kepala Jasmani Kodam (Kajasdam), dan Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) XVIII/Kasuari.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Gita Irawan
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas