Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Dinilai Kondusif, Pemerintah Cabut Pembatasan Internet di Papua dan Papua Barat

Menko Polhukam Wiranto menyatakan pemerintah secara resmi pencabut pembatasan internet di Papua dan Papua Barat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Dinilai Kondusif, Pemerintah Cabut Pembatasan Internet di Papua dan Papua Barat
Tribunnews.com/Theresia
Menko Polhukam Wiranto. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto menyatakan pemerintah secara resmi pencabut pembatasan internet di Papua dan Papua Barat.

Langkah ini diambil karena pemerintah merasa kondisi di Papua dan Papua Barat sudah cukup kondusif. Kini layanan internet di Bumi Cenderawasih kembali normal.

"Tadi saya mendapatkan laporan, keadaan memang sudah cukup kondusif maka pembatasan internet tanggal 5 September ini sudah dicabut. Internet normal kembali," terang Wiranto dalam jumpa pers di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Baca:  Contoh Soal CPNS 2019 dan P3K/PPPK Ramai Beredar Jelang Pendaftaran Dibuka, Begini Tanggapan BKN

Baca: Kemenpora Gelar Simposium Interpretasi Esport di Hari Haornas

Baca: Timnas Malaysia Akan Hadapi Timnas Indonesia dengan Tenaga Baru

Meski begitu, kata Wiranto, pemerintah akan kembali ‎melakukan pembatasan layanan internet jik situasi kembali memanas.

"Dengan catatan kalau keadaan memburuk, maka tentu pembatasan internet akan kita lakukan kembali," ucap dia.

Untuk diketahui, pemblokiran internet di Papua sudah berlangsung sejak 21 Agustus lalu karena terjadi unjuk rasa yang berujung kerusuhan hingga mengakibatkan fasilitas umum rusak dan perekonomian lumpuh.

Rekomendasi Untuk Anda

Demonstrasi dipicu rasisme dan penangkapan sewenang-wenang atas sejumlah mahasiswa Papua di Surabaya serta Malang, Jawa Timur beberapa waktu silam.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas