Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Soal Kasus Karhutla, Polri Masih Fokus Selesaikan Pemberkasan

Dedi Prasetyo menuturkan belum ada perubahan terkait jumlah tersangka individu maupun korporasi dalam kasus karhutla tersebut

Soal Kasus Karhutla, Polri Masih Fokus Selesaikan Pemberkasan
Tribunnews.com/ Vincentius Jyestha
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (9/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri kini fokus dalam menyelesaikan proses pemberkasan terkait kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia.

"Polri masih fokus dalam hal penyelesaian pemberkasan," ujar Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Rupatama Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019).

Baca: Beri Penghargaan, GFMC Akui Komitmen Pengendalian Karhutla di Indonesia

Dedi Prasetyo menuturkan belum ada perubahan terkait jumlah tersangka individu maupun korporasi dalam kasus karhutla tersebut.

Hingga saat ini, 175 orang dan 4 korporasi telah ditetapkan sebagai tersangka.

Mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan pihaknya telah selesai melakukan pemeriksaan, terutama kepada pihak korporasi. Namun, pihaknya masih terus mendalami siapa yang bertanggung jawab dari masing-masing korporasi.

Baca: Edi Purwanto Langsung Tinjau Karhutla usai Dilantik sebagai Ketua Sementara DPRD Jambi

"Kalau untuk pemeriksaan semua udah selesai, pemeriksaan terkait masalah korporasi cuma yang bertanggungjawab dikorporasi tersebut terkait menyangkut masalah penguasaan lahan yang menjadi kuasanya. Sehingga diluar kontrol terjadinya karhutla nanti akan didalami terus," kata dia.

"Nanti saya update lagi apakah ada tersangka secara personal yang bertanggung jawab di korporasi tersebut," tandas Dedi.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas