Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Temui JK, MUI Lapor Progres Perkembangan Rumah Sakit di Palestina

Muhyiddin menyampaikan terima kasih atas dukungan Wapres atas rencana pembangunan RSIH yang berlokasi di Tepi Barat, Palestina.

Temui JK, MUI Lapor Progres Perkembangan Rumah Sakit di Palestina
Setwapres
Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menerima audiensi Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis sore (12/9/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menerima audiensi Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis sore (12/9/2019).

Rombongan MUI dipimpin oleh Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri MUI yang juga menjabat sebagai Ketua Panitia Pembangunan Rumah Sakit Indonesia Hebron (RSIH) di Palestina, Muhyiddin Junaidi.

Muhyiddin menyampaikan terima kasih atas dukungan Wapres atas rencana pembangunan RSIH yang berlokasi di Tepi Barat, Palestina.

Lebih lanjut, Muhyiddin melaporkan proses penggalangan dana di bawah koordinasi Badan Amil Zakat Nasional.

Baca: Pengakuan Tohir: Kecelakaan Innova vs Bus Mira Tadinya Hanya Untuk Candaan Saja, Tapi Jadi Kenyataan

“Alhamdulillah sudah terkumpul sekitar kurang lebih 9 Miliar Rupiah, dan terus Insya Allah kita akan terus intensifkan kegiatan-kegiatan pengumpulan dana itu dengan menggunakan berbagai macam variabel,” ujar Muhyiddin.

Muhyiddin mengatakan, panitia pembangunan RSIH berencana akan melakukan kunjungan ke Palestina untuk memenuhi undangan dari Walikota Hebron, Tayseer Abu Sneineh.

Kunjungan nantinya akan berisi agenda untuk menyerahkan sumbangan kemanusiaan yang diterima oleh panitia.

“Insya Allah pada saat kunjungan kesana nanti (kami) akan juga berkunjung ke Mufti Palestina. Ada sedikit sumbangan yang kita akan berikan. Yang kita sudah terima sebelum rencana pendirian Rumah Sakit Indonesia Hebron. Itu tidak boleh kita pakai untuk kepentingan pembangunan RSIH, lebih khusus untuk kemanusiaan,” papar Muhyiddin.

Muhyiddin menyatakan optimis tentang pengumpulan dana dengan target 90 Miliar Rupiah tersebut dapat tercapai.

“Mudah-mudahanan nanti dengan berakhirnya masa jabatan Bapak sebagai Wapres masih tetap berkiprah untuk membantu umat Islam baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wapres menyarankan agar panitia dapat memantau pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) yang saat ini sedang berjalan untuk membantu proses pembangunan RSIH Palestina.

“BLU nya sedang diproses. Kita juga bisa bantu dari Kemlu. Kita jangan tangan di bawah terus, tangan di atas. Kita anggota G20 tiap tahun 2 Triliun kita bisa sumbang macam-macam di negara-negara yang kurang mampu. Seperti di Filipina kemarin kita (bantu) di Masjid rayanya.” ungkap Wapres.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas