Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polri: KNPB Susupi Aksi di Wamena Pakai Seragam SMA

Ia menambahkan, penyusupan yang diduga dilakukan KNPB itu untuk menggerakkan aksi massa agar menjadi pembahasan dalam forum berskala internasional.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Polri: KNPB Susupi Aksi di Wamena Pakai Seragam SMA
HO TRIBUNNEWS / Twitter @antilalat
BERITA TERKINI kerusuhan di Wamena Papua: 16 warga tewas hingga pengungsi kekurangan makanan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri menduga Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menjadi dalang dibalik aksi ricuh yang terjadi di Wamena Papua, pada Senin (23/9/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Polisi Dedi Prasetyo.

KNPB diduga melakukan penyusupan dalam aksi tersebut.

"KNPB melakukan penyusupan dengan menggunakan seragam SMA," ujar Dedi, di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/9/2019).

Ia menambahkan, penyusupan yang diduga dilakukan KNPB itu untuk menggerakkan aksi massa agar menjadi pembahasan dalam forum berskala internasional.

Baca: Polri Ungkap Peran Terduga Teroris Abu Zee

Karena saat ini Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tengah digelar di markas PBB di New York, Amerika Serikat (AS).

"(Kericuhan itu) untuk dijadikan isu pada Sidang Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, pada 23 hingga 27 September," kata Dedi.

Rekomendasi Untuk Anda

Perlu diketahui, delegasi Indonesia saat ini turut ambil bagian dalam sidang umum PBB yang dipimpin oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Terkait kericuhan yang terjadi di Wamena, sebelumnya sebanyak 200 anak yang tampak mengenakan seragam sekolah melakukan aksi rusuh.

Mereka melakukan pembakaran terhadap sejumlah kantor pemerintahan.

Hingga saat ini korban tewas di Wamena Papua bertambah menjadi 26 orang.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas