Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 02:00 WIB
Belgium
Belgia
1 - 1
Egypt
Mesir
Grup H - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 05:00 WIB
Saudi Arabia
Arab Saudi
1 - 1
Uruguay
Uruguay
Grup G - Matchday 1
Selasa, 16 Juni 2026 | 08:00 WIB
Iran
Iran
2 - 2
New Zealand
Selandia Baru
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Masinton Kecewa Keponakan Prabowo Batal Pimpin Doa saat Penutupan Sidang MPR

Masinton Kecewa Keponakan Prabowo Batal Pimpin Doa saat Penutupan Sidang MPR

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rachmat Hidayat
zoom-in Masinton Kecewa Keponakan Prabowo Batal Pimpin Doa saat Penutupan Sidang MPR
istimewa
Politisi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo. 
Memuat video…

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu keberatan lantaran yang batal memimpin doa saat penutupan sidang MPR, Jumat (27/9/2019) kemarin.

Baca: Intip Foto Jill Gladys Usai Resmi Jadi Istri Pengusaha Billy Soelaiman

"Sebagai anggota MPR RI saya keberatan atas sikap pimpinan MPR RI yang menolak pembacaan doa yang akan disampaikan oleh Anggota MPR RI Saraswati Djoyohadikusumo dalam Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan Periode 2014-2019," kata Masinton Sabtu (28/9/2019).

'Kenapa pimpinan MPR RI menolak?Apa karena Saras berjenis kelamin perempuan dan agamanya berbeda dengan Ketua MPR?" ia mempertanyakan.

Baca: Ketua MPR Klarifikasi atas Kecewanya Keponakan Prabowo yang Batal Bacakan Doa

Harusnya, kata Masonton sebagai pimpinan MPR RI sudah memiliki pemahaman Paripurna tentang gender dan kebhinekaan.

Anggaran MPR RI untuk sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan mencapai 400 miliar rupiah pertahunnya.

Baca: Saraswati Kagumi Pengabdian Sosok Ulama ini

Terbesar penggunaan anggaran tersebut adalah untuk kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh pimpinan MPR RI.

"Berarti selama ini sosialisasi 4 pilar kebangsaan yang dilaksanakan oleh Pimpinan MPR RI ke berbagai daerah Indonesia hanya lips service (basa-basi) dan penghamburan anggaran dalam jumlah besar," kata dia.

Baca: Paripurna Akhir Masa Jabatan, MPR Sahkan Tatib 10 Pimpinan

Rekomendasi Untuk Anda

"Karena dalam praktek kenegaraannya pimpinan MPR RI tidak menerapkan keteladanan 4 Pilar Kebangsaan dalam Sidang Paripurna MPR RI," lanjut Masinton.

Sebagai anggota DPR terpilih dan sebagai anggota MPR RI Masinton menegaskan akan usulkan tidak memilih pimpinan MPR RI yang anti gender dan anti kebhinnekaan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas