Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menkopolhukam Wiranto Diserang

Kakak Ipar Pelaku Penusukan Wiranto Diinterogasi Polisi

Sedangkan rumah Abu Rara atau akrab disapa Alam, telah tidak ada karena digusur untuk pembangunan Jalan Tol.

Kakak Ipar Pelaku Penusukan Wiranto Diinterogasi Polisi
Istimewa
Wiranto Diserang 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Pascapenusukan terhadap Menkopolhukam Jenderal TNI Purn Wiranto di Pandeglang, kondisi rumah kakak pelaku Syahril Alamsyah alias Abu Rara di Jalan Alfaka VI Lingkungan V, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli, tampak dipenuhi masyarakat.

Sedangkan rumah Abu Rara atau akrab disapa Alam, telah tidak ada karena digusur untuk pembangunan Jalan Tol.

Masyarakat sekitar maupun warga yang sedang melintas tampak menghentikan kendaraan untuk mencari tahu apa sebenarnya yang sedang terjadi.

Baca: Cari Lontong Balap Enak di Surabaya? Ini 5 Rekomendasinya

Baca: Menkopolhukam Wiranto Ditikam Pasangan Suami Istri, Polri Bantah Kecolongan

Baca: Video - David Beckham Peluk Para Personel Blackpink di Depan Umum Secara Bergilir

Di dalam rumah cat berwarna kuning, kakak ipar Abu Rara, Trisna dan kakak tertua bernama Sukarman, tampak diinterogasi oleh pihak kepolisian dari Polsek Medan Labuhan.

Kapolsek Medan Labuhan AKP Edi Safari duduk disebelah kanan ruangan menginterogasi kakak ipar pelaku yang berada di tengah ditemani oleh petugas Unit Reskrim.

Sampai saat ini, polisi masih terus memintai keterangan dari kakak ipar pelaku, sembari mendalami bagaimana sosok Abu selama tinggal di lingkungan tersebut.

“Duh anaknya baik. Kerjanya mengaji sama nulis-nulis pakai laptop aja. Pintar dia,” kata Mira (70) warga Alfaka V, tetangga Alam.

Alam sendiri merupakan warga Jalan Alfaka VI No 104. Namun sekitar setahun lalu rumah keluarganya itu digusur untuk pembangunan jalan tol Binjai-Medan.

Setelah rumahnya digusur, Alam pergi merantau. Kerabatnya yang tinggal di sekitar lokasi itu hanya kakak iparnya, Trinawati.

“Di sini tinggal istri abangnya yang nomor satu, almarhum Sukarman,” kata Rizaldi, Kepala Lingkungan V Kelurahan Tanjung Mulia Hilir.

Alam pun dikenal dua kali menikah. Dari istri pertama, dia dikaruniai dua orang putri dengan nama awal Ra.

Hingga saat ini petugas kepolisian dan aparat pemerintahan setempat masih berada di rumah Trisnawati. Petugas kepolisian yang berjaga mengaku mereka melakukan pendataan di sana.(mak/tribun-medan.com)

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: Tribun Medan
  Loading comments...

Berita Terkait :#Menkopolhukam Wiranto Diserang

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas