Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabinet Jokowi

Kata Pengamat, Dahulukan Partai Pengusung dalam Memilih Menteri Sudah Tak Relevan bagi Jokowi

Polemik komposisi menteri di dalam Kabinet Kerja Jilid II. Akankah Jokowi mengutamakan dari Partai Pengusung atau dari luar partai pengusung?

Kata Pengamat, Dahulukan Partai Pengusung dalam Memilih Menteri Sudah Tak Relevan bagi Jokowi
WARTA KOTA/henry lopulalan
SIDANG KABINET PARIPURNA----Presiden Joko Widodo menyampaikan pendahuluan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Gamrbir, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019). Sidang Kabinet Paripurna tersebut membahas evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN Tahun 2020.-- Warta Kota/henry lopulalan 

Hal itu disampaikan Hasto menanggapi wacana Gerindra yang menyiapkan nama calon menteri di kabinet Joko Widodo - Maruf Amin.

"Dalam hal yang ideal tentu saja apa yang terjadi dalam koalisi sebelum presiden itu sebangun dengan pembentukan kabinet sehingga skala prioritas Pak Jokowi mengedepankan terlebih dahulu para menteri, terutama yang berasal dari unsur kepartaian Koalisi Indonesia Kerja," ujar Hasto, Selasa (8/10/2019).

Ia meyakini, Jokowi memahami skala prioritas itu dan akan menerapkannya dalam menyusun kabinet di periode kedua.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyouno menyampaikan, partainya meminta tiga posisi menteri di kabinet Jokowi-Maruf Amin mendatang.

Baca: Viral Usai Bentak Emil Salim, Ternyata Begini Sikap Arteria Dahlan ke Sang Profesor Usai Mata Najwa

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani pun mengakui adanya pembicaraan antara utusan Partai Gerindra dan Presiden Jokowi terkait tawaran posisi menteri dalam pemerintahan periode 2019-2024.

"Pembicaraan itu memang ada. Kita tidak bisa mungkiri bahwa ada pembicaraan, ada pemikiran di sekitar Istana untuk itu," ujar Senin (7/10/2019). (Christoforus Ristianto)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Mendahulukan Partai Pendukung dalam Memilih Menteri Dinilai Tak Relevan Lagi untuk Jokowi

Jokowi disarankan fokus pada partai pengusung

Presiden Joko Widodo bersama rombongan terbatas bertolak menuju Singapura dalam rangka kunjungan kerja, Selasa (8/10/2019) siang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk menghadiri Annual Leaders Meeting dengan Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong.
Presiden Joko Widodo bersama rombongan terbatas bertolak menuju Singapura dalam rangka kunjungan kerja, Selasa (8/10/2019) siang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur untuk menghadiri Annual Leaders Meeting dengan Perdana Menteri (PM) Lee Hsien Loong. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Baca: Akhir Masa Jabatan, Menteri Susi Tuntaskan Janji Presiden Jokowi

Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo Subianto dikabarkan meminta jatah kursi menteri kepada Joko Widodo ( Jokowi) untuk kepemimpinan Jokowi dan Maruf Amin pada 2019-2024.

Namun, permintaan tersebut justru dipertanyakan, terutama soal kontribusi Gerindra dalam memenangkan Jokowi-Maruf Amin.

Halaman
1234
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas