Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabinet Jokowi

Kata Pengamat, Dahulukan Partai Pengusung dalam Memilih Menteri Sudah Tak Relevan bagi Jokowi

Polemik komposisi menteri di dalam Kabinet Kerja Jilid II. Akankah Jokowi mengutamakan dari Partai Pengusung atau dari luar partai pengusung?

Kata Pengamat, Dahulukan Partai Pengusung dalam Memilih Menteri Sudah Tak Relevan bagi Jokowi
WARTA KOTA/henry lopulalan
SIDANG KABINET PARIPURNA----Presiden Joko Widodo menyampaikan pendahuluan saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Gamrbir, Jakarta Pusat, Kamis (3/10/2019). Sidang Kabinet Paripurna tersebut membahas evaluasi pelaksanaan RPJMN 2014-2019 dan persiapan implementasi APBN Tahun 2020.-- Warta Kota/henry lopulalan 

"Pembicaraan itu memang ada. Kita tidak bisa mungkiri bahwa ada pembicaraan, ada pemikiran di sekitar Istana untuk itu," ujar Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/10/2019). (Deti Mega Purnamasari)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Soal Menteri dari Gerindra, Jokowi Disarankan Fokus pada Partai Pengusung

Jokowi bakal bertemu Ketum Parpol dan kandidat Menteri

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019).
Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (28/9/2019). (Fransiskus Adhiyuda)

Baca: 3 Bulan Menikah, Siti Badriah Dibuat Deg-degan saat Alami Hal Ini, Istri Krisjiana Baharudin Hamil?

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, dalam waktu dekat Presiden Joko Widodo akan bertemu dengan sejumlah ketua umum (ketum) partai politik pengusung untuk membahas susunan kabinet.

"Dalam waktu dekat tentu saja Bapak Jokowi akan bertemu para ketum secara terpisah, tapi juga kemudian para kandidat calon menteri tersebut," ujar Hasto saat ditemui di Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqofah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (8/10/2019).

Hasto mengatakan, sedianya Jokowi dan para ketum parpol sudah membahas pembentukan kabinet.

Namun, ke depan akan lebih intensif lagi pembahasannya.

Menurut Hasto, pertemuan Jokowi dengan para ketum parpol dan kandidat menteri penting dilakukan untuk mendalami rekam jejak dan kualitas.

Dengan demikian, kandidat menteri yang terpilih nantinya tak bermasalah dan mampu bekerja optimal.

"Karena bagaimanapun juga Presiden harus memastikan bahwa nama-nama yang diusulkan atau nama-nama yang akan dipilih oleh Presiden sendiri yang berasal dari kalangan fungsional ataupun dari kepala daerah yang memiliki prestasi," ujar Hasto.

"Ataupun para tokoh-tokoh sesuai bidangnya. Semua dipastikan komitmennya dalam menjalankan visi-misi Presiden," kata dia.

Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, akan dilantik pada 20 Oktober.

Selepas itu, mereka akan segera mengumumkam susunan kabinet periode 2019-2024 kepada publik.

Jokowi sebelumnya sudah mengungkap komposisi Kabinet Kerja yang terdiri dari kalangan profesional dan mewakili partai politik.

Menurut dia, sebagian besar atau 55 persen berasal dari kalangan profesional. Sebesar 45 persennya akan diberikan ke partai politik.

Baca: Disomasi, BPJS Kesehatan Hapus Foto Joker di Facebook

Selain itu, Jokowi mengungkapkan bahwa Kabinet Kerja akan diisi oleh menteri muda.

Bahkan, ada yang berusia di bawah 30 tahun. (Rakhmat Nur Hakim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Dalam Waktu Dekat, Jokowi Bertemu Ketum Parpol dan Kandidat Menteri Bahas Kabinet

Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas