PDIP Mengutuk Keras Serangan Terhadap Wiranto
Kata Hasto, PDIP sangat mengutuk keras atas peristiwa tersebut. Ia menyebut kekerasan atas alasan apapun tidak pernah bisa dibenarkan.
Penulis:
Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor:
Malvyandie Haryadi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan mengaku terkejut dan kaget atas peristiwa tindak kekerasan yang dilakukan terhadap pejabat negara, yakni Menkopolhukam Jendral TNI (Purn) Wiranto.
Kata Hasto, PDIP sangat mengutuk keras atas peristiwa tersebut. Ia menyebut kekerasan atas alasan apapun tidak pernah bisa dibenarkan.
Untuk itu, PDI Perjuangan meminta agar aparat kepolisian bertindak cepat.
"Terlebih ketika radikalisme menjadi ideologi kegelapan yang sangat membahayakan dan telah merasuk pada diri sebagian anak bangsa," kata Hasto dalan keterangan, Kamis (10/10/2019).
Baca: Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Borneo FC Liga 1 2019, Pesut Etam Tanpa Tiga Pemain Andalan
Baca: Ombudsman Belum Temukan Adanya Penggunaan Peluru Karet saat Penanganan Demo 24, 26, 30 September
Baca: Prediksi Line-up Belanda vs Irlandia Utara Kualifikasi Euro 2020: Laga Nostalgia Koeman dan Davis
PDI Perjuangan juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendoakan Wiranto. Sebab, Wiranto dinilai sebagai sosok yang tegas, bijak, dan pemberani.
"Dalam berbagai situasi krisis, Pak Wiranto selalu berusaha menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman dan tenteram," ucap Hasto.
Hasto juga menyebut, kekerasan bukanlah budaya bangsa. Pelaku kekerasan membutakan dirinya terhadap cahaya kemanusiaan. Bangsa Indonesia harus melawan berbagai bentuk radikalisme yang berawal dari berbagai tindak intoleransi.
"Apa yang terjadi dengan teror kekerasan terhadap Pak Wiranto adalah perlawanan terhadap negara. Serangan teror kekerasan tidak boleh membuat kita takut, hukum harus ditegakkan, kebenaran pasti mengalahkan kebatilan," jelasnya.