Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menkopolhukam Wiranto Diserang

Wiranto Diserang di Pandeglang: Pelaku Dinilai Berani Hingga Polisi Bantah Kecolongan

"Sebenarnya perencanaan yang paling penting dari kelompok teroris itu bukan perencanaan teknis ya, tapi lebih kepada perencanaan akumulasi emosi."

Wiranto Diserang di Pandeglang: Pelaku Dinilai Berani Hingga Polisi Bantah Kecolongan
Istimewa
Detik-detik Menkopolhukam Wiranto Ditusuk Orang Tak Dikenal 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat teroris Al Chaidar menilai serangan terhadap Menkopolhukam Wiranto telah direncanakan secara matang sebelumnya.

Dia pun menduga serangan tersebut dilakukan kelompok teroris Nurdin M Top yang berafiliasi ke ISIS.

 

“Aksinya cukup berani, dan ini biasanya sudah direncanakan dan sebenernya perencanaan yang paling penting dari kelompok teroris itu bukan perencanaan teknis ya, tapi lebih kepada perencanaan akumulasi emosi,”ucap Al Chaidar ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (10/10/2019).

Menurut Al Chaidar, perencaan emosi jauh lebih penting untuk membuat seseorang memiliki keberanian melakukan penyerangan seperti yang dialami Wiranto.

 Sering Dilanda Banjir, Aktivitas Kampung Belajar Ciliwung Terhenti Sejak 2018

 Perusahaan Pemilik Reklame Tempat Wanita Pecinta Korea Pasang Iklan: Baru Pertama Dapat Iklan Begini

“Karena untuk membuat seseorang itu punya keberanian dan kenekatan untuk menghantam negara atau pejabat negara itu hanya bisa dimungkinkan oleh sebuah kebencian yang sangat besar ya, kalau tanpa itu nggak bisa. Ya doktrin-doktrin biasa itu nggak bisa untuk orang mampu melakukan itu,” tambahnya.

Terakhir, Al Chaidar mengatakan penyerangan tersebut merupakan akumulasi kebencian di kalangan kelompok teroris.

“Iya menurut saya, akumulasi kebencian terhadap Wiranto ini memang sudah sangat kuat dikalangan teroris-teroris,” pungkasnya. (Dwi putra kesuma)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: Pengamat Teroris Sebut Penusukan Terhadap Wiranto Sudah Direncanakan

Polisi bantah kecolongan

Seorang pelaku bernama Syahril Alamsyah saat dibekuk polisi karena telah menusuk Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019).
Seorang pelaku bernama Syahril Alamsyah saat dibekuk polisi karena telah menusuk Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019). (Istimewa)

Mabes Polri membantah pihaknya kecolongan atas peristiwa penikaman terhadap Menkopolhukam, Wiranto, di Pintu Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis (10/10/2019) sekira pukul 11.55 WIB.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan saat kejadian interaksi antara Wiranto dengan masyarakat merupakan hal yang biasa terjadi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Berita Terkait :#Menkopolhukam Wiranto Diserang

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas