Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

YLBHI Ungkap Motif Penyerangan Kantor LBH Medan

YLBHI mengecam insiden pelemparan bom molotov ke atap gedung LBH Medan di Jalan Hindu Nomor 12 Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (19/10/2019).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dewi Agustina
zoom-in YLBHI Ungkap Motif Penyerangan Kantor LBH Medan
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bidang Advokasi Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Muhammad Isnur, mengecam insiden pelemparan bom molotov ke atap gedung LBH Medan di Jalan Hindu Nomor 12 Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (19/10/2019) dinihari.

Menurut dia, insiden penyerangan itu terkait aktivitas pembelaan kasus-kasus struktural oleh LBH Medan.

"Apalagi mengingat kantor LBH Medan beberapa minggu terakhir menjadi tempat konsolidasi aksi #reformasidikorupsi," kata Muhammad Isnur, Sabtu (19/10/2019).

Dia menilai, insiden penyerangan LBH Medan itu merupakan bentuk peristiwa teror kepada Pembela Hak Asasi Manusia (Human Rights Defender).

Baca: Tsamara Amany Resmi Jadi Istri Ismail Fajrie Alatas, Ini Deretan Foto Pernikahan Rekan Grace Natalie

Baca: Peringatan Dini BMKG: Hujan Petir dan Angin Kencang Melanda Sejumlah Wilayah Hari Ini

Baca: Ungkapan Hati Wiranto Setelah Pulih dari Tragedi Penusukan, Beberkan Kesan Jadi Menteri 4 Presiden

Hal ini menambah panjang deretan kasus ancaman dan teror kepada para pembela hak asasi manusia di seluruh Indonesia. Sebagian besar kasus-kasus ini tidak terungkap.

Untuk itu, dia meminta, aparat kepolisian mengusut kasus secara cepat dan menemukan pelaku.

Rekomendasi Untuk Anda

"Atas kejadian tersebut, kami meminta pemerintah untuk serius melindungi aktivitas para pembela hak asasi manusia," kata dia.

Selain itu, dia menyerukan kepada seluruh masyarakat dan pembela hak asasi manusia tidak surut melawan dan terus melakukan aktivitas pembelaan hak asasi manusia.

Setelah insiden itu, pihak LBH Medan sudah melaporkan teror itu kepada Polrestabes Kota Medan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas