Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penangkapan Terduga Teroris

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sumut, Sumbar, dan Jateng

Densus 88 Antiteror kembali berhasil mengamankan empat terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Sumut, Sumbar, dan Jateng
Tribunnews.com/Vincentius Jyestha
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Densus 88 Antiteror kembali berhasil mengamankan empat terduga teroris yang tergabung dalam kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra mengatakan keempatnya ditangkap di tiga wilayah berbeda dalam kurun waktu 18-19 Oktober 2019.

"Beberapa minggu ini terus dilakukan upaya penegakan hukum oleh Densus 88. Kemarin dan sebelumnya juga telah melakukan pengembangan pengungkapan terhadap jaringan teroris kelompok JAD yang berada di wilayah Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Jawa Tengah," ujar Asep, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (22/10/2019).

Baca: Bhayangkara FC Vs Persib: The Guardian Kehilangan Dua Pemain Belakang

Baca: Gaya Santai Lahiran Ala Kartika Putri Istri Habib Usman, Kontraksi di Karpet, Ada Bantal & Cemilan!

Baca: Kebakaran Pipa Minyak Pertamina di Cimahi Mulai Padam

Baca: Sedang Berlangsung: Live Streaming TV Online Barito Putera vs PSIS, Ini Susunan Pemainnya

Menurutnya, penangkapan keempat terduga teroris itu masih memiliki keterkaitan dengan penangkapan sejumlah terduga teroris jaringan JAD beberapa waktu terakhir.

Asep mengatakan dua orang terduga teroris diamankan di Sumatera Utara yakni berinisial RL dan RB. Satu orang terduga teroris berinisial AO diamankan di Sumatera Barat serta satu orang terduga teroris di Jawa Tengah dengan inisial HR.

Mantan Kapolres Bekasi Kota itu menuturkan keempatnya pernah melakukan idat dan terlibat aktif dalam jaringan JAD.

"Secara keseluruhan 4 orang ini terlibat secara aktif di jaringan JAD dan hal yang menjadi signifikan dari keterlibatan 4 orang ini adalah telah melakukan idad atau latihan-latihan dalam rangka mempersiapkan diri untuk melakukan aksi terornya," tandasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Berita Terkait :#Penangkapan Terduga Teroris

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas