Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komposisi Kabinet Indonesia Maju: Janji vs Realita

Dua bulan sebelum pengumuman susunan Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal komposisi menteri di kabinet barunya kelak.

Komposisi Kabinet Indonesia Maju: Janji vs Realita
Tribunnews.com/Irwan Rismawa
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Komposisi Kabinet Indonesia Maju: Janji vs Realita

TRIBUNNEWS.COM - Dua bulan sebelum pengumuman susunan Kabinet Indonesia Maju, Presiden Joko Widodo sempat menyinggung soal komposisi menteri di kabinet barunya kelak.

Berikut perbandingan janji dan implementasi komposisi menteri di kabinet periode 2019-2024.

Diberitakan Tribunnews pada 14 Agustus 2019, Presiden Jokowi menyatakan, Kabinet Kerja Jilid II (Kabinet Indonesia Maju) akan diwarnai gabungan menteri dari profesional dan unsur partai politik (parpol).

Secara spesifik, Jokowi menyatakan, komposisi menteri dari partai politik memiliki porsi yang sedikit lebih kecil ketimbang kalangan profesional.

Baca: Polri Pastikan Komjen Idham Azis Gantikan Tito Karnavian sebagai Kapolri

Hal itu disampaikan Jokowi saat bertemu pemimpin media massa di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (14/8/2019).

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat Sasak NTB saat menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019). Pada pidatonya tersebut Jokowi menyampaikan izinnya untuk memindahkan Ibu Kota dari Jakarta ke Kalimantan. Tribunnews/Jeprima
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengenakan pakaian adat Sasak NTB saat menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Bersama DPR dan DPD RI Tahun 2019 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (16/8/2019).  (Tribunnews/JEPRIMA)

"Partai politik bisa mengusulkan, tetapi keputusan tetap di saya. Komposisinya 45 persen," kata Jokowi seperti dilansir Kompas.com.

Dengan demikian, perbandingan menteri dari kalangan profesional dengan unsur partai politik adalah 55 persen berbanding 45 persen.

Selain itu, presiden Jokowi juga sudah memilih menteri berusia muda untuk masuk dalam pemerintahan periode kedua bersama Maruf Amin.

Jokowi mengatakan calon menterti tersebut ada yang berusia dibawah 35 tahun.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: sri juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas