Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Pengacara Aniaya Hakim Berlanjut

Sidang perkara penganiayaan hakim yang diduga dilakukan pengacara Desrizal Chaniago berlanjut ke tahap pembuktian.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Eksepsi Ditolak, Sidang Perkara Pengacara Aniaya Hakim Berlanjut
TRIBUNNEWS.COM/GLERY
Sidang dengan terdakwa perkara penganiayaan hakim 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sidang perkara penganiayaan hakim yang diduga dilakukan pengacara Desrizal Chaniago berlanjut ke tahap pembuktian.

Hal ini setelah Saifuddin Zuhri selaku ketua majelis hakim, membacakan putusan sela di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

"Mengadili, pertama menyatakan keberatan atau eksepsi penasihat hukum terdakwa Desrizal tidak dapat diterima. Kedua, memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara," kata Saifuddin, saat membacakan putusan sela, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (29/10/2019).

Baca: DPR Kebut Proses Pengangkatan Komjen Idham Aziz Sebagai Kapolri

Dia menjelaskan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menguraikan secara cermat dan lengkap surat dakwaan yang menguraikan mengenai perbuatan Desrizal.

Desrizal didakwa menganiaya hakim berdasarkan Pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca: Bersama Kemenkeu, Menkominfo Johnny Plate Akan Atur Soal Pajak Perusahaan Digital

Desrizal menganiaya hakim Sunarto dan hakim Duta Baskara, pada saat sidang pembacaan petitum gugatan perkara Perdata No. 223/2018 di PN Jakarta Pusat, pada Kamis (18/7/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Penganiayaan dilakukan dengan cara melepas ikat pinggang, lalu, memukulkan sabuk itu ke Duta Baskara, anggota majelis hakim dan dua kali ke Sunarto, yang bertindak sebagai ketua majelis hakim.

Baca: Sukses Turunkan Bobot 90 Kg dalam 2 Tahun, Wanita Ini Bagikan Tipsnya

"Menimbang berdasarkan pendirian dan pendapat majelis hakim uraian dakwaan kesatu dan kedua penuntut umum di dalam perkara ini, majelis menilai penuntut umum telah menguraikan surat dakwaan secara cemat dan lengkap. Dakwaan penuntut umum sudah sesuai KUHAP," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas