Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menteri Teten Akan Alokasikan Anggaran Terbesar untuk Peningkatan Daya Saing UMKM

Teten Masduki mengatakan pagu alokasi anggaran Kementerian Koperasi dan UKM untuk 2020 sebesar Rp 972,3 miliar.

Menteri Teten Akan Alokasikan Anggaran Terbesar untuk Peningkatan Daya Saing UMKM
Tribunnews/Irwan Rismawan
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pagu alokasi anggaran Kementerian Koperasi dan UKM untuk 2020 sebesar Rp 972,3 miliar.

Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Menteri Koperasi dan UKM bersama Komisi VI DPR RI di Senayan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).

“Anggaran terbesar dialokasikan untuk program peningkatan daya saing UMKM dan koperasi yang mencapai 56 persen dari seluruh total anggaran,” katanya.

Baca: Teten Masduki Apresiasi GrabKios dalam Membantu Warung Tradisional

Baca: Grebeg Pasar UMKM Go Online di Medan: Ribuan Pedagang Onboarding ke Marketplace

Baca: Jokowi ke Bankir: Indonesia Tidak Hanya Sudirman-Thamrin, Bantu Juga Warga di Daerah Pelosok

Sisanya digunakan untuk program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Kementerian Koperasi dan UKM dan program dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya.

Menurut Menteri Teten, fokus program lima tahun kerja Kementerian Koperasi dan UKM selain peningkatan daya saing di antaranya pengembangan dan perluasan akses pasar, kapasitas produk dan jasa UMKM, pembiayaan dan investasi yang mudah, pengembangan kapasitas manajemen usaha, serta pengembangan kemudahan iklim usaha dan kesempatan berusaha.

Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Golkar Lamhot Sinaga mengatakan anggaran koperasi yang kecil menjadi cermin dan bentuk tidak ada kepedulian kepada koperasi sementara di satu sisi koperasi diharapkan menjadi soko guru perekonomian nasional.

“Permintaan kami koperasi harus dihidupkan kembali, kembalikan koperasi yang pernah berjaya di masa lalu yang bisa menopang ekonomi rakyat Indonesia secara luas. Apakah dengan pos anggaran yang kecil apa bisa, tapi dengan segala kreativitas Pak Teten kami percaya itu bisa dilakukan,” kata Lamhot.

Sementara anggota Komisi VI DPR RI lainnya yakni Mohamad Idris Laena sempat mempertanyakan lima program strategis yang dicanangkan Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang dianggap tidak menyentuh koperasi dan hanya fokus pada UKM.

“Tidak ada program tentang koperasinya, ini perlu mindset harus disamakan dulu. Ada hal yang berbeda ketika bicara tentang koperasi dan UKM. Kita harus bedakan dulu koperasi ya koperasi dan UKM ya UKM,” kata Idris.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas