Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menhan Prabowo Debat Anggaran di Raker Perdana, Adian: Dipaparkan Terbuka Tapi Gak Mau Disampaikan

Menurut Adian Napitupulu, soal anggaran Kementerian Pertahanan sudah dijelaskan secara rinci, namun kenapa tak mau disampaikan oleh Menhan Prabowo.

Menhan Prabowo Debat Anggaran di Raker Perdana, Adian: Dipaparkan Terbuka Tapi Gak Mau Disampaikan
Kolase Kompas TV
Menhan Prabowo Subianto dan Anggota Komisi I Adian Napitupulu saat rapat kerja di di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/10/2019) siang. 

TRIBUNNEWS.COM -- Menteri Pertahanan Prabowo Subinato mendapat kritik dari anggota Komisi I DPR RI saat rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/10/2019) siang.

Prabowo Subianto dikritik karena tidak memaparkan soal anggaran dalam rapat kerja tersebut.

Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-P Efendi Simbolon.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari Live Streaming Kompas TV Senin, Prabowo Subianto awalnya menjelaskan soal visi misi Kementerian Pertahanan.

"Kami berdua tengah melakukan inventarisasi masalah, secara intensif sedang mempelajari keamanan dan pertahanan negara. Yang tentunya mendasari nanti pelaksanaan tugas kami sebagai pembantu presiden tentunya visi dan misi presiden RI yaitu terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat mandiri, dan berkripadian berlandaskan gotong royong, kata kunci nya berdaulat dan mandiri, karena berdaulat ini menyangkut segala upaya untuk menjaga kedaulatan, dan di situlah ranah bidang tugas kami," kata Prabowo Subianto mengawali rapat tersebut.

 Duel Maut Paman dan Ponakan, Warga Kaget Lihat Kepala Terpisah dari Tubuh

Kemudian Prabowo Subianto juga mengatakan, visi dan misi tersebut menjadi landasan pihaknya untuk bekerja dalam beberapa tahun ke depan.

"Saya ingin sampaikan karena tadi pimpinan menanyakan tentang arah kebijakan umum. Saya dan tim saya dalam melaksanakan tugas sebagai pembantu presiden dalam merumuskan kebijakan umum dalam ketahanan negara, saya ingin memaparkan semacam wawasan pemikiran, wawasan filosofi yang akan mendasari perumusan kebijakan umum kami ke depan," beber Prabowo Subianto.

Ia pun mengatakan kalau landasan yang digunakan yakni sesuai dengan amanat UUD 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia.

"Ketahanan tidak boleh dianggap sebagai tambahan atau keikutsertaan, tapi ini adalah tujuan negara yang utama, kita boleh membangun infrastruktur yang banyak, tapi kalau tidak menjaga laut dan udara akan hilang kedaulatan kita sebagai negara," kata Prabowo Subianto.

Lalu Prabowo Subianto juga mengatakan bahwa kita tidak ingin mengganggu bangsa lain, tapi juga kita tidak boleh membiarkan wilayah kita, kekayaan kita diganggu oleh bangsa lain.

Halaman selanjutnya

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: TribunnewsBogor.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas