Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pengamat: Reuni 212 Wajib Dihadiri Wapres Maruf Amin

Pak Wapres adalah alumni 212. Bahkan dulu tahun 2016, beliau adalah tokoh utama gerakan 212. Jadi wajar dan wajib jika diundang

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Pengamat: Reuni 212 Wajib Dihadiri Wapres Maruf Amin
TRIBUNNEWS.COM /Bian Harnansa
Peneliti Madya dari Kajian Stratejik Intelejen (KSI) Universitas Indonesia, Ridlwan Habib saat Livechat dan diskusi mengenai Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) atau Islamic State (IS) di Indonesia bersama redaksi Tribunnews.com di Jakarta, Kamis (28/8/2014) (TRIBUNNEWS.COM/Bian Harnansa) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Pengamat intelijen Ridlwan Habib menilai positif acara reuni Persaudaraan Alumni (PA) 212, Senin (2/12/2019) mendatang.

Kelompok PA 212 berencana melaksanakan acara reuni 212 di kawasan Monumen Nasional (Monas).

"Saya kira itu bagus dan justru baik untuk persatuan bangsa," ujar Ridlwan kepada Tribunnews.com, Senin (11/11/2019).

Menurutnya, panitia reuni berkewajiban mengundang Wakil Presiden RI KH Maruf Amin.

"Pak Wapres adalah alumni 212. Bahkan dulu tahun 2016, beliau adalah tokoh utama gerakan 212. Jadi wajar dan wajib jika diundang," kata Ridlwan.

Baca: Eks Ketum soal Manuver NasDem: Dinilai Memalukan Hingga Diduga Karena Jaksa Agung Diganti

Wapres Maruf Amin memang pernah menjabat sebagai Ketua MUI yang mengeluarkan fatwa tahun 2016.

"Akan sangat indah jika ada Wapres dan tokoh tokoh semua ormas Islam datang, " jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Karena lokasi acara di Monas, maka kata dia, wajar jika panitia mengundang Gubernur DKI Anies Baswedan.

Baca: Terkait Radikalisme, Maruf Amin: Harus Dicegah dengan Meluruskan Cara Berpikir

"Pak Anies sebagai Gubernur pantas untuk datang, walaupun pada 2016 pak Anies tidak ikut 212 saat itu yang datang malah pak Jokowi," ujarnya.

Dia berharap acara reuni 212 itu berjalan lancar dan damai.

"Reuni 212 ini harus dimaknai positif sebagai ajang ikrar persatuan umat, damai, bersatu, muslim maka Indonesia makin maju," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas