Presiden Jokowi Evaluasi Pelaksanaan Pemilu 2019
Pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 menyusul diterimanya laporan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Penulis:
Theresia Felisiani
Editor:
Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 menyusul diterimanya laporan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Presiden Jokowi mengatakan evaluasi pelaksanaan Pemilu 2019 dilakukan agar pelaksanaan Pemilu 2024 semakin baik.
"Kita semua kan ingin bersama-sama mengevaluasi, mengkoreksi dari apa yang sudah terjadi di Pemilu lalu untuk perbaikan Pemilu ke depan," kata Jokowi usai menghadiri pameran foto di Mall Neo Soho Central Park, Jakarta Barat, Selasa (12/11/2019) sore.
Baca: Tinjau Pameran Foto di Mall, Jokowi Terkesan Dengan Potret Dirinya Gendong Anak Papua
Jokowi melanjutkan laporan dalam bentuk buku yang diserahkan Ketua KPU Arief Budiman, Senin (11/11/2019) kini sedang dievaluasi dan dikaji.
Baca: Soal Keberadaan Tahi Lalat di Paha Belakang, Gisel Tantang Kru Bareng Boy Trans7, 'Kalau Mau, Ayo'
Sayangnya Jokowi tidak merinci apa saja yang menjadi bahan evaluasi dari pelaksaan pemilu 2019.
Terpisah Juru Bicara Presiden Fadjroel Rahman menyatakan evaluasi pelaksanaan pemilu ditekankan pada teknis penyelenggaraan.
Baca: Jokowi Klarifikasi Keretakan Koalisinya di Peringatan HUT ke-8 Partai Nasdem
Dia mengatakan hal yang mendapat sorotan serius dari pemerintah ialah banyaknya petugas KPPPS yang kelelahan hingga meninggal dunia.
"Akan dievaluasi secara teknis bagaimana cara mengatasinya, prinsipnya tegas, pemilihan langsung," katanya di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta.
Baca: Dibisiki Johnny G Plate sebelum Datang ke Kongres NasDem, Jokowi: Lho, Lho, Ini Meragukan Saya
Fadjroel menambahkan evaluasi juga dilakukan untuk pemilihan kepala daerah tapi bukan terhadap mekanisme pemilihan hanya teknis penyelenggara.
Fadjroel menegaskan Jokowi ingin pemilihan tetap dilakukan secara langsung.