Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kata Pengamat, Kehadiran Partai Gelora Dinilai Bisa Menggerus PKS Secara Signifikan

"Tentunya PKS akan kena dampak langsung dari hadirnya Gelora," ucap Jeirry Sumampow

Kata Pengamat, Kehadiran Partai Gelora Dinilai Bisa Menggerus PKS Secara Signifikan
Tribunnews/JEPRIMA
Politikus sekaligus Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (GELORA) Indonesia Anis Matta saat berpose didepan kamera usai wawancara khusus dengan tim tribunnews di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Senin (11/11/2019). Anis Matta menjelaskan mengenai awal mula berdirinya partai Gelora Indonesia. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berdirinya Partai Gelombang Rakyat (Gelora) diprediksi akan menggerus suara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam pemilu mendatang.

"Tentunya PKS akan kena dampak langsung dari hadirnya Gelora. Jadi saya kira kehadiran Gelora akan secara langsung menggerus suara PKS nanti," ujar Pengamat Kepemiluan, Jeirry Sumampow, Selasa (12/11/2019).

Jeirry beralasan para pendiri Partai Gelora yakni Anis Matta dan Fahri Hamzah adalah mantan kader PKS. Sehingga ia menilai basis massa partai tersebut tentu juga berasal dari PKS.

Baca: Bentuk Partai Gelora dan Jabat Wakil Ketua Umum, Fahri Hamzah Ungkap Alasan Keluar dari PKS

Baca: Bentuk Partai Gelora bersama Anis Matta, Fahri Hamzah: Partai Adalah Pasar Ide

Baca: Ketua Umum Partai Gelora Beberkan Langkah Pertama Pasca Deklarasi, Tujuan Utama Ikuti Pemilu 2024

"Malah bisa sangat signifikan dampaknya terhadap PKS, sebab Anis Matta dan Fahri hamzah adalah tokoh yang sejak awal ada di PKS," kata dia.

Lebih lanjut, koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) tersebut mengatakan terlalu awal untuk memprediksi peluang dan kekuatan Partai Gelora.

Menurutnya, hal tersebut akan sangat bergantung pada proses konsolidasi Partai Gelora hingga jelang pemilu.

"Masih terlalu awal memprediksi peluang dan kekuatan Gelora dalam pemilu berikutnya. Sebab waktunya masih panjang. Saya kira kekuatan dan peluang akan sangat ditentukan oleh kinerja konsolidasi Gelora mulai saat ini sampai pemilu nanti," tandasnya.

PDIP: Kita Pantau Dulu

Politikus PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari mengatakan masih akan memantau munculnya Partai Gelombang Rakyat (Gelora).

Diketahui, dua mantan kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta dan Fahri Hamzah membentuk sebuah partai politik bernama Partai Gelora.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas