Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Lanjutkan Silaturahmi Kebangsaan, MPR akan Bertemu NasDem Bahas Amandemen Terbatas UUD 45

"Besok kami akan diterima oleh Ketum (Ketua Umum) DPP Partai NasDem di Gondangdia jam 11 pagi," katanya

Lanjutkan Silaturahmi Kebangsaan, MPR akan Bertemu NasDem Bahas Amandemen Terbatas UUD 45
Tribunnews.com/ Lusius Genik
Ketua MPR Bambang Soesatyo bersama Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan saat berada di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - MPR RI akan bertemu Partai NasDem bahas amandemen terbatas UUD 1945 pada Rabu, (13/11/2019), besok.

Pertemuan tersebut melanjutkan kegiatan Silaturahmi Kebangsaan yang dijalankan MPR sejak sebelum pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober lalu.

Baca: Ketua MPR Sebut PAN Setuju Dilakukan Amandemen Terbatas UUD 1945

"Besok kami akan diterima oleh Ketum (Ketua Umum) DPP Partai NasDem di Gondangdia jam 11 pagi dalam agenda Silaturahmi Kebangsaan yang terus kami jalankan sejak sebelum pelantikan presiden beberapa waktu yang lalu," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo di kantor DPP PAN, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

Bamsoet menambahkan, setelah jajaran pimpinan MPR bertemu NasDem, selanjutnya mereka akan menemui para pimpinan partai politik (parpol) dan tokoh-tokoh dari berbagai lapisan elemen masyarakat.

Semua agenda pertemuan MPR ini bertujuan untuk menampung aspirasi yang sedang berkembang di tengah masyarakat guna memenuhi kebutuhan konstitusi.

"Berikutnya kami akan berkunjung lagi melakukan silaturahmi kebangsaan ke pimpinan-pimpinan parpol plus tokoh-tokoh masyarakat seperti ketua umum MUI, PBNU, Wali Gereja, dan seterusnya," ujarnya.

"Ini kerja-kerja politik yang kami lakukan adalah dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat, menjaring aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat atas kebutuhan konstitusi kita," tambah Bamsoet.

Baca: Respons Bamsoet Ketika Disebut Calon Ketua Golkar oleh Zulkifli Hasan

Bamsoet menjelaskan, fungsi Silaturahmi Kebangsaan ini guna membahas dengan masyarakat soal pemberlakuan amandemen terbatas UUD 1945 yang kini menjadi pokok bahasan di dapur MPR.

"Apakah nanti amandemen ini akan dilakukan secara terbatas, menyeluruh, disempurnakan atau kita kembali ke undang-undang dasar 45 yang asli atau tidak perlu sama sekali," ujar Ketua MPR itu.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas