Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Empat Desa Bermasalah di Jawa Barat Tidak Dapat Dana Desa

Penyaluran dana pemerintah ke 5.312 desa di 626 kecamatan di Jawa Barat sebesar Rp 5,7 triliun sepanjang 2018.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Empat Desa Bermasalah di Jawa Barat Tidak Dapat Dana Desa
TRIBUNNEWS.COM/Yanuar Nurcholis Majid
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dedi Supandi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Empat desa bermasalah di Jawa Barat yakni Desa Arombu Utama Kecamatan Latoma, Desa Lerehoma Kecamatan Anggaberi, Desa Wiau Kecamatan Routa, dan Desa Napooha Kecamatan Latoma tidak dapat dana desa tahun ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPM-Desa) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, penyaluran dana ke empat desa tersebut belum cair karena penggunaannya tidak transparan.

"Dua desa di Cianjur, satu di Tasik, dan satu di Karawang masih ada masalah. Ada dua desa proses dan penggunaan dana desanya belum ada pertanggungjawaban, sehingga transfer dana selanjutnya tidak diberikan," ujarnya dalam acara Forum Merdeka Barat 9 di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Baca: Kemendagri: 21 Persen Aparatur Dana Desa Hanya Lulusan SD dan SMP

Dedi mengungkapkan, penyaluran dana pemerintah ke 5.312 desa di 626 kecamatan di Jawa Barat sebesar Rp 5,7 triliun sepanjang 2018.

Sementara, ia menambahkan, saat ini baru terdapat 37 desa yang berstatus mandiri, sehingga tidak dapat bantuan dana desa lagi.

Baca: Ahok Dikabarkan Jabat Bos BUMN, Iwan Fals Sebut BTP dengan Julukan Seperti Ini

Persoalan selanjutnya yakni tingkat kemiskinan antara kota dan desa timpang, rata-rata di kota sekira 7 persen dan di desa 10 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

"Terakhir, masih 67 persen perangkat desa yang terapkan sistem keuangan desa dan belum semuanya online," pungkas Dedi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas