Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ahok Masuk BUMN

Inilah Tugas Ahok yang Tidak Punya Latar Belakang Migas, Kurangi Impor hingga Berantas Mafia

Arya Sinulingga menyebutkan satu di antara tugas Ahok menjadi Komisaris Utama adalah menurunkan angka impor minyak Indonesia.

Inilah Tugas Ahok yang Tidak Punya Latar Belakang Migas, Kurangi Impor hingga Berantas Mafia
Tribunnews.com
Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) 

Sehingga Arya Sinulingga mengatakan, Ahok merupakan sosok yang memang dibutuhkan di perusahaan sektor minyak dan gas, khususnya Pertamina.

Arya Sinulingga berharap, Ahok akan dapat mendorong Pertamina dalam perencanaan, pengawasan, serta pembangunan kilang minyak.

Kementerian BUMN mendorong Ahok untuk dapat membangun banyak kilang minyak untuk menghilangkan impor minyak dan gas.

Karena dengan banyaknya kilang minyak Indonesia maka akan berkurang pula angka impor migas.

"Di sinilah peran Pak Ahok yang kami melihat bisa dikerjakan oleh Pak Ahok sehingga memang kami butuhkan di migas, khususnya di Pertamina. Dan beliau adalah ketua kelasnya," jelas Arya Sinulingga.

"Jadi nanti kami harapkan Pak Ahok akan jadi ketua kelas ngedrive yang namanya perencanaan Pertamina, ngedrive yang namanya pengawasan Pertamina, ngedrive pembangunan kilang yang memang di tujuan kita untuk menghilangkan impor minyak tadi."

"Ketika kilang kita makin banyak, maka impor akan semakin berkurang. Ini adalah kunci-kunci kita."

Stafsus BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019).
Stafsus BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin (25/11/2019). (Reza Deni/Tribunnews.com)

Selain itu, Arya Sinulingga juga menjelaskan alasan Kementerian BUMN menunjuk Ahok yang memang tidak memiliki latar belakang perihal minyak dan gas.

Arya Sinulingga mengatakan, apabila Ahok merupakan tokoh baru dalam bisnis energi, maka ia tidak mempunyai jaringan di bidang bisnis migas.

Hal tersebut akan memperkecil kemungkinan adanya intervensi dalam bisnis sektor minyak dan gas. 

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Sri Juliati
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...

Berita Terkait :#Ahok Masuk BUMN

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas