Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mahfud MD: Aparatur Pemerintah Sering Abaikan Rekomendasi Ombudsman

Ombudsman RI menggelar acara penganugerahan predikat kepatuhan kepada dua Kementerian, yakni Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Mahfud MD: Aparatur Pemerintah Sering Abaikan Rekomendasi Ombudsman
TRIBUNNEWS.COM/RINA AYU
Menko Polhukam Mahfud MD dalam acara penganugerahan predikat kepatuhan kepada dua Kementerian 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Hukum, Politik, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, banyak aparatur pemerintah sering mengabaikan rekomendasi Ombudsman RI.

Akibatnya, ujar dia, Ombudsman RI dicap sebagai lembaga yang kinerja kurang efektif.

"Belasan tahun atau dalam sekian tahun berdirinya ORI ini belum efektif. Banyak pemerintah yang mendapat rekomendasi itu abai," kata Mantan Ketua Mahkamah Konsitusi (MK) itu di JS Luwansa Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/11/2019).

Baca: Ahok Diminta Mundur dan Jalani Proses Hukum di KPK, Arya Sinulingga Bantah Diistimewakan

Padahal ia menilai Ombudsman Repbulik Indonesia (ORI) dibentuk oleh negara untuk membantu rakyat.

"Jangan sampai Ombudsman sudah berbuat berkirim surat berkali-kali enggak ditanggapin, karena dianggap apa sih? Enggak boleh begitu. Ini negara yang kuat dalam rangka itu dan seharusnya setiap pejabat setiap institusi itu berterima kasih kepada Ombudsman," lanjut dia.

Baca: Menko Polhukam Diminta Bentuk Tim Teknis Pencarian Hilangnya 13 Aktivis

Pada hari ini, Ombudsman RI menggelar acara penganugerahan predikat kepatuhan kepada dua Kementerian, yakni Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

Survei atau penilaian tingkat kepatuhan kepada standar pelayanan publik tahun 2019 dilakukan pada 4 kementerian, 3 lembaga, 6 pemerintah provinsi, 2 pemerintah kota dan 215 pemerintah kabupaten.

Sedangkan total produk layanan yang disurvei sebanyak 17.717 dan jumlah layanan unit yang disurvei sebanyak 2.366.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas