Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Sebut Marwan Halu Karena Singgung Dugaan Korupsi Ahok, Arya Sinulingga Sampai Ditepuk Ali Ngabalin

Sebagai contoh, Marwan Batubara pun mengurai kasus Sumber Waras yang kala itu sempat melibatkan sosok Ahok.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Sebut Marwan Halu Karena Singgung Dugaan Korupsi Ahok, Arya Sinulingga Sampai Ditepuk Ali Ngabalin
Youtube channel Indonesia Lawyers Club
Arya Sinulingga debat dengan Marwan Batubara, Ali Ngabalin ikutan. 

TRIBUNNEWS.COM - Uraian soal belasan dugaan kasus korupsi Ahok yang diucap Marwan Batubara ditanggapi sinis oleh Arya Sinulingga.

Bahkan sambil tersenyum, Arya Sinulingga menyebut bahwa Marwan Batubara sedang berhalusinasi karena telah menuding Ahok.

Debat sengit Arya Sinulingga dan Marwan Batubara soal sosok Ahok itu tersaji dalam tayangan Indonesian Lawyers Club TV One, Selasa (26/11/2019).

Dilansir TribunnewsBogor.com, Dir Eksekutif Indonesia Resources Studies, Marwan Batubara tampak dengan keras menentang sosok Ahok yang kini terpilih menjadi Komut Pertamina.

Menurut Marwan Batubara, sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebenarnya sempat tersangkut belasan kasus dugaan korupsi.

"Pak Ahok ini menyandang saya kira hampir 11 atau 12 kasus dugaan korupsi. Dan ini pernah kami laporkan ke KPK. Kira-kira bulan Juli 2017. Dan sebetulnya, kasus itu sudah cukup banyak bukti permulaan yang kalau menurut aturan layak diproses pengadilan," ungkap Marwan Batubara.

Sebagai contoh, Marwan Batubara pun mengurai kasus Sumber Waras yang kala itu sempat melibatkan sosok Ahok.

Rekomendasi Untuk Anda

Dalam kasus dugaan korupsi tersebut, menurut Marwan Batubara sebenarnya KPK telah punya bukti untuk menjerat Ahok.

"Sikap KPK terhadap Ahok dalam kasus Sumber Waras. Dikatakan meskipun sudah tersedia alat bukti, oleh KPK dikatakan bahwa Ahok tidak punya niat jahat. Bagaimana mengukur niat jahat ?" pungkas Marwan Batubara.

Namun belakangan, KPK justru tak melanjutkan kasus yang menjerat Ahok tersebut. (KN)

BACA SELENGKAPNYA >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas