Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Presiden Jawab Soal Kritikan Kabinet yang Gemuk

Diketahui dalam periode kedua pemerintahannya, Jokowi menambah jabatan 12 wakil menteri dan 14 Staf Khusus Presiden.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Presiden Jawab Soal Kritikan Kabinet yang Gemuk
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Presiden Jokowi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi kritik yang dialamatkan kepadanya.

Kritik itu terkait komposisi kabinet Indonesia Indonesia Maju yang dipandang 'gemuk' dan tidak efektif.

Diketahui dalam periode kedua pemerintahannya, Jokowi menambah jabatan 12 wakil menteri dan 14 Staf Khusus Presiden.

Jokowi mengatakan tidak masalah banyaknya jajaran dalam kabinetnya.

Baca: Respons Menpora Zainuddin Amali Sikapi Atlet SEA Games 2019 Kesulitan Makanan Halal di Filipina

Menurut Jokowi terpenting ialah semua tugas dapat diselesaikan.

"Nggak. (harus) fungsional dan harus efektif. Ini tidak masalah banyaknya dong, pekerjaan apa yang dikerjakan," ujar Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/11/2019).

Rekomendasi Untuk Anda

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta masyarakat tidak menilai banyaknya jajaran yang membantu pekerjaannya di kabinet.

Baca: Jokowi Janjikan Bonus Bagi Atlet Peraih Medali dalam SEA Games Filipina

Dia turut membandingkan negara-negara yang memiliki jumlah penduduk yang lebih sedikit dari Indonesia.

"Jangan menilai sesuatu dari banyaknya. Bandingkan negara-negara lain yang penduduknya lebih sedkit, organisasinya seperti apa, efektifitas seperti apa," kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas