Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Korting Masa Hukuman Koruptor Berlaku Sejak 2018

Kurnia melihat tren ini menjauhkan cita-cita memberi efek jera bagi pelaku korupsi. Harusnya, kata dia, tren pemberian vonis bagi terdakwa koruptor le

Korting Masa Hukuman Koruptor Berlaku Sejak 2018
Tangkap Layar Youtube Kompas TV
Kurnia Ramadhana, Peneliti ICW 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemotongan masa hukuman terdakwa suap PLTU Riau-1 Idrus Marham dianggap tak mengagetkan. Karena pada 2018, rata-rata koruptor diganjar kurungan kurang dari lima tahun.

"ICW mencatat sepanjang tahun 2018 saja rata-rata hukum terhadap pelaku korupsi hanya menyentuh 2 tahun 5 bulan penjara," ujar Peneliti ICW Kurnia Ramadhana kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Kurnia melihat tren ini menjauhkan cita-cita memberi efek jera bagi pelaku korupsi. Harusnya, kata dia, tren pemberian vonis bagi terdakwa koruptor lebih berat.

Kurnia juga menyinggung bagaimana MA melepaskan terdakwa BLBI Syafruddin Arsyad Tumenggung beberapa waktu lalu. Padahal Tumenggung diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp4,58 triliun.

Vonis Tumenggung juga dinilai Kurnia, tak jauh berbeda dengan Idrus. Pada tingkat kedua, Pengadilan Tinggi Jakarta memberatkan hukuman 15 tahun penjara bagi Tumenggung.

"Namun MA malah menjatuhkan putusan lepas terhadap yang bersangkutan," kata Kurnia.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghormati putusan Mahkamah Agung, atas kasasi Idrus Marham. Namun Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyebut pihaknya kecewa berat.

"Kalau dilihat, dibandingkan putusan dua tahun dengan putusan di tingkat banding, apalagi dengan tuntutan KPK, tentu wajar bila kami sampaikan KPK cukup kecewa dengan turun secara signifikannya putusan di tingkat kasasi ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019).

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas