Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Respons Moeldoko Sikapi Putra dan Menantu Jokowi Maju Pilkada

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko tidak mempermasalahkan keluarga Jokowi Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution terjun ke dunia politik.

Respons Moeldoko Sikapi Putra dan Menantu Jokowi Maju Pilkada
Seno Tri Sulistiyono/Tribunnews.com
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Keluarga Presiden Jokowi kini menjadi sorotan.

Bahkan ada tudingan dalam periode keduanya sevagai Presiden, Jokowi membangun dinasti politik.

Terutama setelah putra sulungnya Gibran Rakabuming Raka dan menantunya Bobby Nasution mencalonkan diri dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Gibran akan mengikuti jejak Jokowi dengan mencalonkan diri menjadi Wali Kota Solo.

Baca: Tagar Rocky Gerung Hina Presiden Trending di Twitter, Ini Respons Istana

Sementara, Bobby Nasution menjadi bakal calon Wali Kota Medan.

Merespon hal tersebut, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko tidak mempermasalahkan Gibran dan Bobby terjun ke dunia politik.

Menurutnya siapapun termasuk keluarga presiden bisa terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri menjadi kepala daerah selama memiliki hak politik.

Baca: Rombongan Jokowi Terjebak Macet Gara-gara Perbaikan Trotoar di Kuningan, Apa Jawaban Anies Baswedan

"Anggapan dinasti politik perlu diluruskan. Ini kan proses pembelajaran politik bagi masyarakat. Jadi jangan terus menjustifikasi dinasti politik. Semua orang kan punya hak politik yang sama," ujar Moeldoko di Komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/12/2019).

Moeldoko menegaskan dalam politik, hukumnya semua pihak bisa berpolitik asalkan hak politiknya tidak dicabut.

Baca: Bikin Pangling, Intip Potret Masa Muda Maruf Amin Wakil Presiden Jokowi, Jauh Berbeda?

"Di politik ketentuannya ya itu. Kalau hak politiknya tidak dicabut karena melakukan pelanggaran hukum. Itu boleh-boleh saja. Sekarang pertanyaannya hak politik yang bersangkutan (Gibran dan Bobby) dicabut enggak? Kan tidak," katanya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas