Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

''Harus Kita Tolak Ideologi Transnasional yang Aneh Bagi Kita''

saya bawa pulang ilmu agama bukan budaya karena budaya kita jauh lebih mulia daripada budaya orang Arab.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in ''Harus Kita Tolak Ideologi Transnasional yang Aneh Bagi Kita''
Chaerul Umam/Tribunnews.com
Diskusi yang digelar BPIP bertajuk 'Mewujudkan Negara yang Damai dan Toleran untuk Indonesia yang Lebih Maju', di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (10/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj meminta masyarakat untuk menolak ideologi yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kata dia, ideologi transnasional berpotensi mengikisi nilai-nilai Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia.

Hal itu dikatakannya dalam diskusi bertajuk 'Mewujudkan Negara yang Damai dan Toleran untuk Indonesia yang Lebih Maju', di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Baca: BPIP: Toleransi Bukan Hanya Masalah Agama Tapi Juga Ekonomi

"Indonesia sudah sebenarnya sudah punya dasar negara filsafat hidup bersama yaitu Pancasila dan itu sudah disepakati para forundung fathers, tokoh agama dan tokoh politik. Tinggal kita pertahankan dan memperkuat, harus kita tolak dengan keras ideologi transnasional yang asing bagi kita, yang aneh bagi kita," ujarnya.

Ketua Umum PBNU itu juga meminta masyarakat Indonesia mempertahankan kebudayaan Indonesia.

Termasuk mereka yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Baca: Said Aqil Siradj: Pancasila Tidak Bertentangan dengan Ajaran Islam

Ia meminta untuk tidak membawa dan menerapkan budaya-budaya asing yang bisa mereduksi nilai-nilai budaya lokal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Saya mencari ilmu di Arab 13,5 tahun, S1 sampai S3, tapi yang saya bawa pulang ilmu agama bukan budaya karena budaya kita jauh lebih mulia daripada budaya orang Arab. Begitupula yang kuliah di barat silakan di Amerika, Eropa tapi tolong pulang bawa teknologi jangan bawa budaya mereka," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas