Tribun

Ari Askhara Dicopot, Fasilitas Penginapan Awak Kabin Ada Lagi, Pramugari Tak Lagi Terbang 18 Jam

Yakni antara lain memberikan fasilitas penginapan kepada awak kabin yang melayani rute penerbangan dari Jakarta ke Australia.

Editor: Garudea Prabawati
Ari Askhara Dicopot, Fasilitas Penginapan Awak Kabin Ada Lagi, Pramugari Tak Lagi Terbang 18 Jam
jakartapost
Kebaya Seragam pramugari Garuda Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM - Seusai pencopotan Ari Askhara dari kursi Direktur Utama (Dirut), manajemen Garuda Indonesia tampak mengubah kebijakan yang sebelumnya telah belaku.

Yakni antara lain memberikan fasilitas penginapan kepada awak kabin yang melayani rute penerbangan dari Jakarta ke Australia.

Dilansir dari Kompas.com, kini pramugari juga tak lagi melayani penerbangan 18 jam lamanya.

“Yang PP (pulang pergi) sudah kita kembalikan. Sydney, Melbourne. Enggak ada yang PP (pulang pergi) lagi,“ ujar Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (12/12/2019).

Pikri menambahkan, pemberian fasilitas penginapan bagi awak yang melayani penerbangan Jakarta-Australia itu akan dilakukan secara bertahap.

“Tapi bertahap ya. Lima hari selesai itu,” kata Pikri.

Pramugari Garuda Indonesia memberi ucapan salam saat perkenalan Pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan armada baru Garuda Indonesia di Garuda Maintenance Facility, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019). Maskapai Garuda Indonesia mulai mengoperasikan pesawat baru berbadan lebar (wide body) Airbus A330-900 NEO, yang merupakan bagian dari revitalisasi armada di Garuda Indonesia Group. TRIBUNNEWS/HO
Pramugari Garuda Indonesia memberi ucapan salam saat perkenalan Pesawat Airbus A330-900 Neo yang merupakan armada baru Garuda Indonesia di Garuda Maintenance Facility, Tangerang, Banten, Rabu (27/11/2019). Maskapai Garuda Indonesia mulai mengoperasikan pesawat baru berbadan lebar (wide body) Airbus A330-900 NEO, yang merupakan bagian dari revitalisasi armada di Garuda Indonesia Group. TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO)

Sebelumnya, Pramugari Garuda Indonesia mengeluhkan soal jam kerja di era kepemimpinan mantan direktur utama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau Ari Askhara.

Hersanti, salah satu pramugari Garuda Indonesia mengaku pernah bekerja selama 18 jam sehari.

Kejadian itu terjadi saat dirinya melayani penerbangan Jakarta-Melbourne-Jakarta.

“Saya kemarin baru terbang PP (pulang-pergi) Jakarta-Melbourne. 18 jam saya harus bekerja buka mata dan lain-lain,” ujar Hersanti di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Perempuan yang telah bekerja selama 30 tahun itu menambahkan, aturan tersebut baru berlaku sejak Agustus 2019 lalu.

Aturan pramugari tak diberi fasilitas penginapan saat melayani penerbangan ke Australia baru berlaku di era Ari Askhara.

(Kompas.com/Akhdi Martin Pratama)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ari Askhara Dicopot, Pramugari Garuda Tak Lagi Terbang 18 Jam Sehari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas