Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penghapusan Ujian Nasional

Pengamat Indra Charismiadji Berikan Catatan soal Penghapusan Ujian Nasional

Indra Charismiadji mengapresiasi langkah penghapusan Ujian Nasionalk (UN) yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim.

Pengamat Indra Charismiadji Berikan Catatan soal Penghapusan Ujian Nasional
dok. ICANDO
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim. 

TRIBUNNEWS.COM - Direktur Pendidikan Vox Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji mengapresiasi langkah penghapusan Ujian Nasional (UN) yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim.

Tanggapan tersebut disampaikan Indra Charismiadji dalam acara Kompas Petang yang kemudian diunggah oleh kanal YouTube KompasTV, Rabu (11/12/2019).

Diketahui, pada 2021 UN akan diganti dengan assesmen kompetensi minimum dan survei karakter.

"Saya rasa itu patut diapresisasi, tapi ada catatan yang ingin saya berikan," ujar Indra Charismiadji.

Indra Charismiadji menuturkan tujuan dari assesmen adalah untuk membuat sebuah pemetaan.

Jika tujuan membuat pemetaan, itu tidak berbeda dengan tujuan dari UN sebelumnya.

"Karena sejak UN tidak menjadi syarat kelulusan, ini juga diharapkan menjadi sebuah peta tapi sayangnya sampai hari ini petanya masih peta buta," ungkap Indra Charismiadji.

Indra Charismiadjii
Direktur Pendidikan VOX Populi Institute Indonesia, Indra Charismiadji di acara Kompas Petang (Tangkap Layar YouTube KompasTV).

Disinggung soal apakah kebijakan Nadiem Makarin ini peta tersebut akan terbentuk, Indra Charismiadji mengatakan hal itu perlu dijelaskan lebih detail oleh Mendikbud.

Indra Charismiadji menilai assesmen baru ini layaknya check laboratorium, hasil dari pemetaan itu yang penting.

"Nah untuk bisa itu kuncinya ada di para guru, nah ini akan nyambung dengan program beliau (Nadiem Makarim) yang lain yaitu USBN dan RPP," terangnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas