Tribun

Penghapusan Ujian Nasional

Pengamat Pendidikan Sebut Penghapusan UN Langkah Baik: UN Telah Membuat Disorientasi Pendidikan

Pengamat Pendidikan Budi Trikorayanto menilai UN oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim adalah langkah yang lebih baik.

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Wulan Kurnia Putri
Pengamat Pendidikan Sebut Penghapusan UN Langkah Baik: UN Telah Membuat Disorientasi Pendidikan
dok. ICANDO
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. 

"Ketika siswa itu belum masuk, dia di asses dulu kemampuan dasarnya kemudian perilaku dan segala macam, saya rasa pertiga tahun cukup," jelas Ledia Hanifa.

Sementara itu, Ledia Hanifa juga menyoroti persoalan UN dipakai untuk mengukur kognitif itu tidak tepat.

Karena seharusnya ujian nasional menjadi bahan evaluasi pembelajaran bukan evaluasi pada siswa.

"Jadi bisa dibilang sebenarnya evaluasi untuk sekolah dan guru, apakah benar mereka sudah memberikan pendidikan yang tepat atau tidak," ungkap Ledia Hanifa.

Ledia Hanifah menilai ada keanehan dalam ujian nasional ditingkat SMA yang menggunakan pendekatan high order thinking skills.

Namun, sepanjang pendidikan yang mereka terima tidak pernah mendapatkan bagaimana melakukan dan memikirkan sesuatu yang dengan kritis melalui pendekatan high order thinking skills.

Ledia Hanifa mengatakan jika sudah dua tahun ini, UN tidak menentukan kelulusan namun hanya bagian dari evaluasi.

"Cuma problem nya adalah itu dipakai benar atau tidak oleh pemerintah untuk menjadi bahan evaluasi, pada kenyataannya kan tidak," terang Ledia. (Tribunnews.com/Nanda Lusiana Saputri)

 
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas