Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perludem Sebut KPU Inkonsistensi Terkait Peraturan Eks Napi Korupsi Boleh Ikuti Pilkada Kembali

Fadli Ramadhanil mengatakan sikap KPU inkonsistensi terkait dengan peraturan mengenai diperbolehkannya eks napi korupsi mengikuti kembali Pilkada.

Perludem Sebut KPU Inkonsistensi Terkait Peraturan Eks Napi Korupsi Boleh Ikuti Pilkada Kembali
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Fadli Ramadhanil 

TRIBUNNEWS.COM - Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil mengatakan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang inkonsistensi.

Sikap itu berkaitan dengan peraturan mengenai diperbolehkannya mantan narapidana korupsi untuk mengikuti kembali pemilihan kepala daerah (Pilkada).

Hal tersebut disampaikan dalam acara Sapa Indonesia Pagi yang videonya diunggah di kanal YouTube Kompas TV, Selasa (10/12/2019).

Fadli mengatakan pada awalnya KPU dapat membuat peraturan mengenai mantan narapidana tidak boleh ikut Pilkada kembali.

Namun pada akhirnya tidak jadi diterapkan oleh pihak KPU.

Peneliti Perludem, Fadli sebut sikap KPU inkonsisensi terkait peraturan Pilkada 2020.
Peneliti Perludem, Fadli sebut sikap KPU inkonsisensi terkait peraturan Pilkada 2020. (Tangkap layar kanal YouTube Kompas TV)

"Ini soal komitmen dari awal oleh KPU dari awal mengatakan mereka akan mengatur ini di dalam peraturan KPU," ungkap Fadli.

"Dan akhirnya tidak jadi diatur, tentu saja ini menunjukkan ada inkonsistensi dalam pernyataan KPU untuk mengatur larangan mantan narapidana korupsi," tandasnya.

Fadli menjelaskan seharusnya KPU dapat mengganti peraturan untuk syarat calon kepala daerah menjadi syarat pencalonan.

Sehingga syarat itu dapat berlaku bagi partai politik dan kemudian mantan narapidana korupsi tidak mencalonkan diri.

Fadli mengungkapkan padahal KPU sejak awal merasa mampu untuk dapat mengatur peraturan tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Febia Rosada Fitrianum
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas