Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir Jakarta

Dampak Banjir, Listrik di Kawasan Ciracas Jakarta Timur Padam

Pukul 20.30 WIB, ketinggian air di Jalan SD Inpres yang meliputi RW 02 dan RW 03 saat ini sekitar 1 meter, atau turun sekira 50 cm dibandingkan siang

Dampak Banjir, Listrik di Kawasan Ciracas Jakarta Timur Padam
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Ilustrasi: Dampak banjir, listrik di kawasan Jalan Joglo Raya, Jakarta Barat padam, Rabu (1/1/2020) malam. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketinggian air Banjir Jakarta yang merendam Wilayah RW 02 dan 03 Kelurahan Rambutan, Ciracas, Jakarta Timur malam ini mulai menurun dibandingkan siang tadi.

Pantauan TribunJakarta.com, Pukul 20.30 WIB, ketinggian air di Jalan SD Inpres yang meliputi RW 02 dan RW 03 saat ini sekitar 1 meter, atau turun sekira 50 cm dibandingkan siang tadi.

Kendati demikian, aliran listrik di permukiman ini yang padam sejak Pukul 07.00 WIB pagi tadi hingga saat ini belum kembali menyala.

Alhasil, kondisi di lokasi gelap gulita.

Di lokasi ini, warga yang rumahnya dua lantai masih memilih bertahan di rumah mereka.

Sedangkan yang rumahnya hanya satu lantai terpaksa mengungsi ke sejumlah tempat seperti di masjid dan aula Kelurahan Rambutan.

Ada pula yang menginap di rumah kerabat mereka.

"Masih aman bertahan di atas (lantai dua rumah) yang penting stok makanan aman walau listrik masih belum nyala," ujar Harsiati (60) salah satu warga yang rumahnya terendam banjir, Rabu (1/1/2020).

Lantaran kondisi di permukiman ini gelap gulita, warga berinisiatif untuk berkumpul di depan akses masuk permukiman yang terendam banjir untuk mengantisipasi adanya oknum yang mengambil keuntungan dari musibah ini.

"Ya kumpul aja sekaligus jaga, takutnya ada yang iseng nyuri barang di rumah yang kosong, namanya gelap begini kan," ujar Aya (58) salah satu warga di RW 03 Rambutan.

Sebelumnya, Lurah Rambutan, Dwi Widiastuti mengatakan, total ada empat RW di wilayahnya yang terendam banjir yakni di RW 02, 03, 05 dan 06.

Dwi mengatakan akibat banjir di wilayahnya, sedikitnya ada 586 jiwa yang harus mengungsi di beberapa lokasi.

Editor: Malvyandie Haryadi
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas