Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir Jakarta

UPDATE: BNPB Sebut 30 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Jabodetabek

"Sampai dengan pukul 21.00 WIB jumlah korban meninggal akibat banjir adalah 30 orang," kata Agus dalam keterangan resmi BNPB

UPDATE: BNPB Sebut 30 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Jabodetabek
Alex Suban/Alex Suban
Mobil minibus terdampar di jalur hijau setelah hanyut terbawa banjir di Kompleks Perumahan Laverde, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Kamis (2/1/2019). Kawasan perumahan itu dilanda banjir setelah tanggul sungai di komplek itu jebol. (Warta Kota/Alex Suban) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sekurangnya 30 jiwa meninggal akibat banjir yang melanda Jabdotebak sejak Rabu (1/1/2020) hingga hari ini Kamis (2/1/2020).

Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo mengatakan, data tersebut dikumpulkan dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BPBD, TNI, POLRI, dan sumber lainnya.

"Sampai dengan pukul 21.00 WIB jumlah korban meninggal akibat banjir adalah 30 orang," kata Agus dalam keterangan resmi BNPB pada Kamis (2/1/2020).

Agus mengatakan, korban meninggal terbanyak berada di Kabupaten Bogor yakni 11 orang, di Jakarta Timur 7 orang, Kota Bekasi dan Kota Depok masing-masing tiga orang, dan masing-untuk Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor dan Kota Tangerang masing-masing satu orang.

"Sebanyak 17 orang meninggal karena terseret arus banjir, lima orang tertimbun longsor, lima orang tersengat listrik dan tiga orang hipotermia," kata Agus.

Agar tidak timbul korban lebih banyak lagi maka Kepala BNPB Doni Monardo juga mengimbau agar warga yang rumahnya masih terendam cukup dalam dan masih bertahan di rumah segera evakuasi ke tempat aman.

Namun Doni mengatakan jika kondisi banjir sudah surut maka boleh kembali ke rumah msing-masing.

Utamakan keselamatan jiwa terlebih dahulu dibanding harta," kata Doni.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Gita Irawan
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas