Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Andi Gani Minta Pemerintah Juga Libatkan Buruh dalam Penyusunan Omnibus Law

Andi Gani Nena Wea mengingatkan pemerintah untuk melibatkan unsur buruh dalam pembentukan Omnimbus Law.

Andi Gani Minta Pemerintah Juga Libatkan Buruh dalam Penyusunan Omnibus Law
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea hadiri open house di Istana Negara, Rabu (5/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pimpinan Konfederasi Buruh ASEAN (ATUC) Andi Gani Nena Wea mengingatkan pemerintah untuk melibatkan unsur buruh dalam pembentukan Omnimbus Law.

Andi Gani mengaku sangat khawatir jika buruh tidak dilibatkan maka hal tersebut beresiko ditolak.

"Tiga unsur dalam tripatrit, yakni pemerintah, pengusaha, dan buruh harus dilibatkan dalam pembahasan Omnibus Law," katanya di Jakarta Selasa (7/1/2020).

Menurutnya, ada dua hal yang menjadi sorotan selain tidak dilibatkannya buruh dalam rencana penyusunan Omnimbus Law. Andi Gani menuturkan, pertama, terkait rencana pemerintah untuk mempermudah masuknya Tenaga Kerja Asing (TKA) di dalam Omnibus Law.

Andi Gani yang juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mencontohkan, di beberapa negara ASEAN jika investor ingin memperkerjakan TKA harus memiliki rasio 5 berbanding 1. Artinya, tenaga kerja lokal 5 orang sementara TKA 1 orang. Itu pun sangat ketat pengaturannya untuk menjaga kesempatan bekerja bagi tenaga kerja lokal.

"Jangan menjadikan masalah buruh sebagai alasan sulitnya investasi masuk ke Tanah Air. Masih banyak masalah yang harus dibenahi contohnya tumpang tindihnya perizinan antara pusat dan daerah," jelasnya.

Kedua, kata Andi Gani, tim task force Omnibus Law yang dibentuk pemerintah tidak melibatkan unsur serikat pekerja di dalamnya. 

Untuk itu, Andi Gani tengah menyiapkan masukan-masukan dari akademisi dan semua federasi serikat pekerja terhadap Omnimbus Law ini.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas