Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Komisi X Minta MenPAN-RB Beri Porsi Khusus Guru Honorer Daftar ASN

Menurutnya, rekrutmen untuk PNS maupun PPPK selama ini dibuka secara umum, tanpa mengutamakan guru honorer yang telah bekerja selama bertahun-tahun.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Komisi X Minta MenPAN-RB Beri Porsi Khusus Guru Honorer Daftar ASN
Tribunjabar/Firman Wijaksana
Ribuan guru honorer berkumpul di Jalan Patriot yang berada di depan Gedung DPRD Garut, Kamis (28/11). Para honorer menuntut pengangkatan CPNS tak berdasarkan umur. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi X DPR RI meminta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Tjahjo Kumolo, memberikan porsi khusus untuk guru honorer saat daftar sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

ASN terdiri menjadi dua Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

"Saya memberikan masukan ke pimpinan (Komisi X) agar pimpinan memberikan masukan ke MenPAN-RB agar pola perekrutan ASN diubah," ujar Anggota Komisi X DPR Sudewo saat rapat dengar pendapat bersama guru honorer, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Baca: Tenaga Honorer Mengadu ke Komisi X DPR RI agar dimudahkan Jadi PPPK

Menurutnya, rekrutmen untuk PNS maupun PPPK selama ini dibuka secara umum, tanpa mengutamakan guru honorer yang telah bekerja selama bertahun-tahun.

"Jadi tidak 100 persen pelamar umum, tapi honorer paling tidak diberi porsi 40 persen atau 30 persen agar adil," ujar politikus Gerindra itu.

Ia melihat, persoalan di dunia pendidikan masih sangat banyak, mulai dari sarana dan prasarana, akses ke daerah-daerah, kesejahteraan dan lain-lainnya.

Baca: Fakta Sebenarnya di Balik Kisah Viral Guru Honorer Dihadiahi Motor dan Sepatu oleh Wali Murid

"Dari semua masalah itu, mana yang harus dipilih menjadi prioritas, menurut hemat saya adalah guru honorer harua diutamakan untuk dituntaskan, yang lainnya menjadi prioritas kedua dan seterusnya," paparnya.

Rekomendasi Untuk Anda

"Ini harus jadi prioritas pertama, karena terkait semangat untuk memberikan proses mengajar di sekolah. Sumber daya manusia yang unggul dapat dicapai karena guru honorer dan guru lainnya," sambung Sudewo.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas