Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Demokrat Minta Tulisan Benny Tjokro Ditelusuri, Siapa Pihak Lain Terlibat Kasus Jiwasraya?

Bentjok menyebutkan ada pihak lain yang terlibat kasus Jiwasraya selain 5 tersangka saat ini.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Demokrat Minta Tulisan Benny Tjokro Ditelusuri, Siapa Pihak Lain Terlibat Kasus Jiwasraya?
Tribunnews/Irwan Rismawan
Tersangka Komisaris PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020). Benny Tjokrosaputro yang merupakan tahanan Kejaksaan Agung menjalani pemeriksaan di KPK untuk kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron meminta pihak terkait menelusuri tulisan tersangka kasus gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya yakni Benny Tjokrosaputro (Bentjok).

Herman menjelaskan, dalam tulisan tangannya, Bentjok menyebutkan ada pihak lain yang terlibat kasus Jiwasraya selain 5 tersangka saat ini.

"Tulisan Pak Benny Tjokro juga ditelusuri. Dia bilang 'kenapa harus saya saja, mana yang lain?' Ini harus ditelusuri," ujarnya di kawasan Sarinah, Jakarta, Minggu (2/2/2020).

Sementara itu, ia menegaskan, DPR bisa membantu menelisik maksud tulisan Benny tersebut dengan mencari kemana aliran uang dan siapa yang menerima.

Baca: Postingan Tulisan SBY Soal Jiwasraya di Facebook, Kartu Kuning buat Negara. . .

"Pansus dengan otoritasnya bisa telusuri uang dan manusianya. Ini akan terlihat terang benderang," kata Herman.

Selain itu, Herman menambahkan, apa uang itu mengalir ke partai politik demi memuluskan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 juga bisa dilakukan.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kalau tidak lari ke politik 2019 bisa dilakukan, tidak ada unsur ketidaksengajaan bisa dibuktikan. Namun, kalau ada kesengajaan tindak dengan hukuman tegas agar negara lebih baik dan dunia percaya ke Indonesia bisa mengenakkan hukum seadil-adilnya," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas