Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

KKP Tanjungpinang Kirim 8 Petugas Observasi WNI dari Wuhan China

Kantor Karantina Kesehatan (KKP) Kelas 2 Tanjungpinang menerjunkan 8 petugas ke Natuna untuk melakukan observasi terhadap para WNI dari China.

KKP Tanjungpinang Kirim 8 Petugas Observasi WNI dari Wuhan China
TRIBUN BATAM
Sejumlah WNI yang dievakuasi dari Wuhan turun dari pesawat Batik Air di Bandara Hang Nadim, Batam, Minggu (2/2/2020) pagi. 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNGPINANG - Kantor Karantina Kesehatan (KKP) Kelas 2 Tanjungpinang menerjunkan 8 petugas ke Natuna untuk melakukan observasi terhadap para WNI dari China.

Delapan petugas terdiri dari seorang dokter, 2 perawat, dan 5 petugas yang melakukan pengecekan satu per satu Warga Negara Indonesia (WNI) saat tiba di Natuna.

Kepala KKP Kelas 2 Tanjungpinang, Agus Jamaludin mengatakan, masyarakat khusunya di Natuna tidak perlu cemas. Sebab, pemerintah sangat maksimal melakukan pengawasan, dan pengecekan.

"Dari China saja sudah diperiksa satu per satu warga kita itu. Sampai Batam diperiksa lagi, sampai Natuna diperiksa lagi. Artinya sangat ketat pemeriksaan. Dokter sepesialis paru-paru juga stanby terus di pesawat kok," katanya, Minggu (2/2/2020) saat dihubungi Tribunbatam.id.

Sesuai arahan pemerintah pusat, nantinya WNI akan dipantau selama 14 hari di penginapan pangkalan TNI Angkatan Udara Natuna.

"Jadi warga negara kita juga sangat diperhatikan selama 14 hari nanti. Mulai dari makanannya, dan segala keperluannya. Disiapkan juga instruktur olahraga," kata dia.

Disemprot Vaksin

Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Hubei, China yang tiba di Bandara Hang Nadim, Batam langsung menjalani serangkaian evakuasi.

Baca: Kisah Pilu Dokter Rawat Pasien Virus Corona, Disiksa 2 Minggu Tak Pulang Hingga Diancam akan Ditikam

Baca: Detik-detik 245 WNI Turut Pesawat Batik Air di Batam, Diisolasi ke Natuna Gunakan 3 Pesawat TNI

Minggu (2/2/2020) pagi sekitar pukul 08.40 WIB, sebelum penumpang dievakuasi, pesawat pesawat Airbus 330-300CEO terlebih dahulu disemprot vaksin desinfektan anti virus.

Proses tersebut berlangsung kurang lebih 10 menit, kemudian dilanjutkan evakuasi penurunan penumpang.

Halaman
123
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas