Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pelindo Bantah Ada Monopoli Bongkar Muat

Pelindo sifatnya hanya memantau sesuai ketentuan, sementara risiko yang terjadi menjadi tanggungjawab PBM dan pemilik barang

Pelindo Bantah Ada Monopoli Bongkar Muat
Tribun Jateng /Hermawan Handaka
Truk kontainer pengangkut peti kemas melintas di bangkai crane area dermaga Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (15/7/2019) sore. Akibatnya dari kejadian tersebut, satu unit Container Crane 3 ambruk menimpa truk yang sedang antre. Kondisi terkini untuk pelayanan bongkar muat sudah berjalan lancar. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelindo membantah adanya monopoli bongkar muat di pelabuhan, seperti yang dikeluhkan asosiasi pengusaha bongkar muat di pelabuhan.

Sejauh ini Pelindo tidak pernah meminta atau memaksa pengguna jasa untuk melaksanakan bongkar muat oleh anak usaha Pelindo.

“Kami membebaskan, bongkar muat dilakukan swasta atau Pelindo III, nggak ada pemaksaan. Kecuali terminal-terminal yang dioperasikan secara spesifik, operator kami yang mengelola,” ungkap Wilis Aji Wiranata, VP Corporate Communication PT Pelindo III dalam keterangannya, Senin (3/2/2020).

Sebelumnya, Rabu (29/1), Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) mengadu ke Komisi V DPR terkait bisnis bongkar muat di pelabuhan yang dinilai merugikan.

Menurut Permenhub No 152 Tahun 2016 tentang Penyelengaraan dan Pengusahaan Bongkar Muat Barang dari dan ke kapal yang menyatakan, bongkar muat dapat dilaksanakan oleh tiga kelompok yakni PBM, angkutan perairan dan badan usaha pelabuhan (BUP), yakni Pelindo grup dibawah Meneg BUMN.

Wilis menambahkan, pihaknya menjalankan usaha berdasarkan ketentuan yang telah ada.

Baca: Bea Cukai Periksa Kapal Iran yang Terdampar di Perairan Aceh Barat

Baca: Antisipasi Corona, Pelindo I Perketat Pengawasan Pelabuhan

Baca: Seluruh Bandara Sudah Pasang Peranti Deteksi Dini Virus Corona

Sejauh ini Pelindo III yang mengelola 43 pelabuhan yang tersebar di 7 propinsi bermitra baik dengan PBM swasta.

“Permenhub 152 tahun 2016 mengatur tugas-tugas kita, ada pengukuran kinerja untuk pemilik barang. Nggak harus kami (yang melakukan bongkar muat). Jadi nggak ada monopoli,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Wilis, sebagai pemegang otoritas pelabuhan, pihaknya juga memiliki aturan dan kriteria soal bongkar muat barang, seperti soal waktu, nggak bisa terlalu lama juga masalah tanggungjawab bongkar muat jika dilakukan swasta.

“Kami sifatnya hanya memantau sesuai ketentuan, sementara risiko yang terjadi menjadi tanggungjawab PBM dan pemilik barang,” katanya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas