Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Bamsoet Sayangkan Penolakan Karantina WNI dari Wuhan di Natuna

Bamsoet pun meminta kepada pemerintah agar menjelaskan kepada rakyat khususnya warga Natuna soal pemulangan WNI dari Wuhan.

Bamsoet Sayangkan Penolakan Karantina WNI dari Wuhan di Natuna
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
Gelombang massa aksi unjuk rasa masyarakat Natuna terus memuncak, tidak hanya di pintu Bandara Udara Raden Sajad, juga di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Senin (3/2/2020) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Permusyawaratan Indonesia (MPR) RI Bambang Soesatyo menyayangkan soal adanya penolakan dari warga Natuna terhadap warga yang baru dievakuasi dari Wuhan terkait wabah virus corona.

Bamsoet, sapaan karibnya, menyebut tak seharusnya ada aksi seperti itu.

"Tidak sepatutnya sesama saudara saling menolak. apalagi yang datang itu bukan dalam keadaan sakit, tapi dia orang-orang yang sehat dan perlu diobservasi untuk mencegah penularan," kata Bamsoet di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Baca: Mahfud MD Akui Ada Keterlambatan Informasi Soal Karantina WNI di Natuna: Itu Supaya Dimaklumi

Bamsoet pun meminta kepada pemerintah agar menjelaskan kepada rakyat khususnya warga Natuna soal pemulangan WNI dark Wuhan.

"Bahwa mereka (WNI dari Wuhan) bukanlah  berbahaya, bukanlah menyebar penyakit atau membawa penyakit, seharusnya dirangkul dan seharusnya punya empati," lanjutnya.

Bamsoet berharap kebaikan warga Natuna menerima mereka. Sebab para WNI dari Wuhan tersebut, dikatakan Bamsoet, sebagian besar adalah pelajar dan lainnya pekerja, bukan profesi yang aneh-aneh.

Baca: Wakil Ketua Komisi IX: Masyarakat Natuna Ketakutan, Bukan Tidak Mau Menerima WNI dari Wuhan

"Karena bagaimana pun juga mereka saudara saudara sebagai sesama anak bangsa dan biarkan mereka bekerja sebaiknya untuk menangkal dan menanggulangi masalah ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Gelombang massa aksi unjuk rasa masyarakat Natuna terus memuncak, tidak hanya di pintu Bandara Udara Raden Sajad, juga di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Gelombang massa aksi unjuk rasa masyarakat Natuna terus memuncak, tidak hanya di pintu Bandara Udara Raden Sajad, juga di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri, Senin (3/2/2020).

"Nggak ada. Jadi nggak ada surat, saya diberitahu saja. Sekda rapat di bandara, terus beliau WhatsApp saya. Dia (Sekda) rapat di bandara itu pagi," tandasnya.

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Reza Deni
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas